Penerus diaktifkan. Koridor tetap jalan. Iuran tetap berjalan.
Doktrin hidup lebih kuat dari manusia pembuatnya.
Itu juga bentuk kekuatan.
Bukan kekuatan pemusnah massal.
Tapi kekuatan sistem yang tak padam meski komandannya gugur bertempur.
Ada pepatah bilang Jangan lihat siapa yang teriak. Lihat siapa yang bergerak.
Pakistan bergerak.
Dengan telepon.
Dengan pesan singkat ke Washington yang intinya lima kata: Tidak ada orang lain lagi.
Dan Amerika mendengar.
Bukan karena Pakistan punya kapal induk besar.
Amerika mendengar karena Pakistan punya informasi yang tidak dimiliki NATO.
Amerika mendengar karena Pakistan tahu siapa yang masih bisa diajak bicara dan siapa yang tidak.
Iran juga mendengar.
Bukan karena takut.
Tapi karena perang panjang mulai menggerogoti.