Yang habiskan triliunan tak bergerak.
Yang GDP‑nya kalah sama Belgia jadi juru damai.
Dan gencatan senjata, jika terjadi, tak akan melalui Brussels atau Pentagon.
Tapi melalui Islamabad.
Lewat saluran telepon.
Mungkin ini saatnya belajar:
Kekuatan tak selalu diukur dari berapa banyak rudal.
Kadang, dari siapa masih punya nomor telepon yang diangkat juga punya wibawa untuk didengarkan. (*)