Pembalap asal Italia itu memilih untuk menyoroti aksi menyalipnya sebelumnya. Daripada membahas kecelakaan yang mengakhiri kiprahnya di Sprint Race MotoGP AS 2026.
BACA JUGA:Pedro Acosta Tercepat di FP1 MotoGP Goiania 2026, Kalahkan Marc Marquez dan Jack Miller
BACA JUGA:Fermin Aldeguer Comeback di MotoGP Brasil 2026 Usai Operasi Paha
"Aku hanya ingin fokus pada diriku sendiri," ucapnya. "Menurutku, aku telah melakukan manuver yang hebat. Tidak mudah untuk menyalip di sana, dan terutama menyalip pembalap kuat seperti Marc. Aku bangga dengan aksi menyalipku, itu saja," paparnya.
Apakah long lap penalty merupakan hukuman yang adil buat Marquez?
"Aku juga pembalap. Para steward ada di sana untuk melakukan pekerjaan mereka, dan saya sepenuhnya menghormati pilihan mereka," jelasnya bijak. "Jadi menurutku tidak apa-apa. Aku hanya akan fokus pada diriku sendiri," ulang Di Giannantonio.
Sebelumnya, pada hari yang sama itu, Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Luca Marini (Honda) diberi penalti dua posisi di grid karena menghalangi Marquez di kualifikasi. Pedro Acosta malah dapat penalti 8 detik karena pelanggaran tekanan ban. (*)