BACA JUGA:Gathering bersama Media, ITS Paparkan Inovasi Riset, Sistem Seleksi Golden Ticket, dan Beasiswa
Jalur U-to-U saat ini cenderung kurang populer. Karena tidak diumumkan secara luas seperti jalur kedutaan. Selain itu, prosesnya lebih mandiri dan membutuhkan inisiatif tinggi dari pelamar.
Padahal, jalur itu bisa menjadi “jalan cepat” bagi kandidat yang sudah siap secara akademik. Terutama bagi yang punya relasi dengan profesor atau kampus Jepang.
Jalur U-to-U MEXT 2026 adalah alternatif strategis yang sering terlewatkan. Dengan pendekatan langsung ke universitas, peluang lolos bisa lebih terarah dibanding jalur kedutaan yang kompetitif. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.