Efek Upgrade Radikal RB22, Red Bull Tebar Sinyal Ancaman Jelang GP Austria 2026
Laurent Mekies, saat mendampingi tim Red Bull persiapan di Grid. --Twitter This Is Formula 1 @ThisIsFormula1
HARIAN DISWAY - Paket upgrade radikal jet darat RB22 terbukti bukan gertakan sambal. Team Principal Laurent Mekies blak-blakan membongkar kunci kebangkitan timnya yang sukses meraup 41 poin dalam dua seri terakhir, sekaligus melempar sinyal ancaman menjelang balapan kandang di GP Austria.
Namun, di balik lonjakan performa tersebut, problem klasik bobot mobil dan manajemen kerb masih menjadi hantu yang wajib mereka jinakkan di lintasan.
Kepala Tim Red Bull F1, Laurent Mekies, meyakini bahwa lonjakan performa timnya belakangan ini bukanlah kebetulan. Mekies melihat bukti nyata bahwa paket pembaruan (upgrade) terbaru pada mobil mereka telah memicu perubahan positif yang signifikan sejak GP Miami.
Setelah hanya mampu mengemas 16 poin dalam tiga balapan pembuka, tim sukses meraup 41 poin hanya dalam dua seri terakhir. Tren positif ini menjadi indikator kuat adanya peningkatan performa yang masif dari jet darat mereka.
Red Bull sendiri langsung memperkenalkan tujuh komponen pembaruan sekaligus pada balapan pertama setelah jeda di Miami, sebelum kembali menyuntikkan beberapa pembaruan minor saat mengaspal di Montreal, Kanada.
Dari seluruh tim yang melakukan perombakan usai jeda, Red Bull tampaknya menjadi yang paling sukses. Hal ini langsung dibuktikan oleh Max Verstappen yang berhasil mengamankan posisi kualifikasi kedua saat F1 kembali bergulir di Miami.
BACA JUGA:FIA Resmi Larang Aerodinamika Aktif di GP Monaco, Insinyur F1 Putar Otak!
BACA JUGA:Mercedes Memanas! Toto Wolff Bakal Rem Persaingan Russell vs Antonelli Sebelum Telat
Puncaknya terjadi pada balapan terakhir di Kanada, di mana kedua pembalap mereka berhasil finis di zona poin untuk pertama kalinya musim ini. Momentum di Montreal ini kian mempertebal keyakinan Mekies bahwa langkah kemajuan yang mereka ambil sudah berada di jalur yang benar.
"Jika melihat catatan waktu putaran di Montreal, selisihnya memang tiga persepuluh detik di sesi kualifikasi. Namun, saya rasa saat balapan kami jauh lebih dekat daripada selisih setengah detik yang kami alami di Miami," ujar Laurent Mekies.
PR Besar: Masalah Bobot dan Keseimbangan Mobil
Namun, di balik layar, mobil RB22 masih menyimpan rapor merah. Masalah berat mobil dan titik keseimbangan (balance) yang ideal masih belum memiliki solusi konkret. Problem ini wajib diselesaikan sebelum mereka melakoni balapan kandang di Red Bull Ring pada 26-28 Juni 2026.
Meski sumber dari paddock tidak mengungkap secara gamblang berapa kilogram kelebihan berat mobil saat ini, defisit waktu sekitar 0,2 detik mengindikasikan bahwa bobot mobil RB masih berada 6-7 kg di atas batas minimum regulasi (768 kg).

Mobil RB22 milik Max Verstappen, saat beraksi di GP Kanada 2026--Twitter XPB Images F1 @XPBImages
Mengawali musim dengan bobot yang jauh lebih berat, tim sebenarnya telah melakukan lompatan besar di Miami dengan memangkas sebagian massa mobil. Pengurangan bobot fase berikutnya diharapkan bisa siap tepat waktu untuk GP Austria akhir Juni nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: