Sama-sama Mercedes, Ini Perbedaan Mobil Hamilton, Russell, dan Norris

Sama-sama Mercedes, Ini Perbedaan Mobil Hamilton, Russell, dan Norris

Para kru di garasi tim Mercedes tengah merakit Mobil W17, pada GP Kanada 2026--Twitter Lucho Yoma @LucianoYoma

HARIAN DISWAY - Pertarungan internal sesama pengguna mesin Mercedes memanas di GP Kanada 2026. Di balik selisih tipis 0,151 detik pada kualifikasi di Sirkuit Gilles Villeneuve, terungkap perang teknis yang radikal antara Mercedes W17 dan McLaren MCL40.

Meski berbagi dapur pacu yang sama, keputusan berani McLaren dalam mendesain girboks secara mandiri dengan rasio gigi lebih pendek, menciptakan dilema performa: unggul dalam akselerasi di tikungan, namun harus mengorbankan kecepatan puncak di lintasan lurus utama dari sang tim pabrikan, Mercedes. 

Mercedes W17 sejauh ini tampil dominan dengan mengemas empat kemenangan seri balapan utama. Di sisi lain, McLaren MCL40 baru dua kali naik podium sebagai runner-up, tepatnya di GP Jepang dan GP Miami.

​Meski sama-sama menggendong mesin Mercedes, perbedaan signifikan antara jet darat McLaren dan Mercedes musim 2026 ini sangat memengaruhi performa mereka di setiap putaran. Hal ini terlihat jelas sepanjang akhir pekan Grand Prix Kanada.

​Pilihan Rasio Gigi yang Berbeda

​McLaren MCL40 memilih rasio gigi yang sedikit lebih pendek daripada Mercedes W17 musim ini. Artinya, para pembalap McLaren harus naik satu gigi lebih tinggi sebanyak tiga kali di sekitar Sirkuit Gilles Villeneuve, serta melakukan perpindahan gigi lebih awal saat berakselerasi.

BACA JUGA:Russell Menang Sprint Race GP Kanada 2026, Toto Wolff Semprot Kimi Antonelli via Radio!

BACA JUGA:Dibidik Red Bull Jadi Rencana B Verstappen, Oscar Piastri Beri Jawaban Mengejutkan!

Pilihan modul rasio gigi ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Efek paling nyata adalah hilangnya waktu McLaren di trek lurus panjang menuju tikungan tajam T-10 dan chicane terakhir. Hal inilah yang memicu selisih 0,151 detik antara George Russell (Mercedes) yang meraih pole position dan Lando Norris (McLaren).

​Namun, sisi positifnya, McLaren MCL40 mendapatkan akselerasi yang lebih baik dan mampu mencuri keuntungan waktu di bagian sirkuit lainnya. Pilihan ini juga berdampak halus pada strategi pemulihan energi (energy recovery).

​Mandiri Desain Girboks Sendiri

​Meskipun McLaren menggunakan power unit Mercedes, mereka mendesain dan memproduksi girboks sendiri. Langkah mandiri ini memberi mereka kebebasan penuh dalam memilih modul rasio gigi.

Kondisi ini berbeda dengan tim pelanggan mesin Mercedes lainnya seperti Alpine dan Williams. Kedua tim tersebut masih memakai girboks pasokan dari Mercedes, sehingga terbatas pada rasio yang sama dengan tim pabrikan atau rasio musim sebelumnya.


Duo McLaren bersiap masuk lintasan saat sesi kualifikasi Sprint GP Kanada 2026--Twitter Lucho Yoma @LucianoYoma

​"Tentu ada pro dan kontra terkait rasio gigi. Pengamatan Anda benar, kami berada di sisi yang lebih pendek dibandingkan dengan Mercedes," ujar Team Principal McLaren, Andrea Stella, saat ditanya oleh The Race mengenai rasio gigi mereka.

​"Pilihan ini mungkin memberi beberapa keuntungan dalam akselerasi, misalnya saat melakukan start atau di lintasan lurus tertentu, tergantung kecepatannya," lanjut Stella.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: