Mobil Pengantin Ini Bukan Kendaraan Mewah, tapi Truk Sedot WC

Jumat 03-04-2026,14:46 WIB
Editor : Gunawan Sutanto

HARIAN DISWAY - Tidak semua iring-iringan pengantin harus deretan mobil mewah. Di Suixi, wilayah Anhui, Tiongkok, misalnya. Di sana seorang pria bernama Pan Haonan memilih cara yang jauh dari kebiasaan.

Pan menjemput mempelai perempuan menggunakan sembilan truk sedot WC atau truk tangki tinja. Bukan gimmick. Tapi pengantin pria memang punya bisnis sedot WC.

Pernikahan tersebut berlangsung pada 28 Maret di kampung halaman Pan. Momen ini disebut sebagai yang pertama di Tiongkok dengan konsep seperti itu. Dokumentasi acara pernikahan Pan pun langsung viral di media sosial.

Video pernikahan itu ditonton lebih dari 5 juta kali dengan 20 ribu like.


Iring-iringan mobil pengantin di Anhui, Tiongkok yang membawa sembilan truk tangki tinja digunakan untuk menjemput mempelai perempuan.--

Pilihan Pan bukan tanpa latar belakang. Ayahnya telah lebih dari 20 tahun menjalankan bisnis pengangkutan limbah di Cixi, sebuah kota kecil di Zhejiang.

Pan sendiri sebenarnya sempat mengambil jalur berbeda. Ia lulus dari perguruan tinggi dengan gelar sarjana di bidang editing film. Namun, usaha rintisan yang ia bangun tidak berjalan sesuai harapan.

Pada 2023, ia akhirnya memutuskan kembali ke bisnis keluarga.

Kini, sang ayah bertugas menerima pesanan secara online. Sementara Pan memimpin para pekerja di lapangan, termasuk mengemudikan langsung truk tangki tinja.

Pan dan kekasihnya, Li Yaqing, telah bertunangan sejak Agustus. Ide menggunakan truk tangki tinja sebagai kendaraan pengantin muncul dari Pan sendiri.

Respons Li di luar dugaan. Ia tidak hanya menerima, tetapi juga melihatnya sebagai sesuatu yang unik.

"Menurut saya, iring-iringan seperti ini tetap romantis. Pekerjaannya tidak berbeda dengan pekerjaan lain. Dia bekerja keras mencari nafkah. Itu yang paling saya hargai," ujarnya.

BACA JUGA:Ketika Tiongkok dan Korea Utara Kembali Terhubung: Wanita Itu Tak Sabar Ingin Pulang…

Justru yang sempat menolak adalah orang tua Pan.

Mereka menganggap kendaraan tersebut tidak pantas digunakan dalam momen pernikahan yang sakral. Namun setelah Li menyatakan tidak keberatan, keluarga akhirnya menyetujui.

Kategori :