Berjalan 10.000 Langkah Sehari, Perlukah Sebanyak Itu?

Minggu 05-04-2026,23:14 WIB
Reporter : Akmelia Rabbani
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY – Tren berjalan kaki 10.000 langkah per hari kian populer sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Banyak orang menjadikannya target harian demi menjaga kebugaran tubuh, terutama kesehatan jantung.

Namun, benarkah angka tersebut wajib dicapai setiap hari?

Konsep berjalan 10.000 langkah setiap hari telah lama dikenal sebagai cara praktis untuk menjaga tubuh tetap aktif sekaligus meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. 

Meskipun awalnya hanya merupakan panduan sederhana, kini berbagai penelitian menunjukkan bahwa mencapai jumlah langkah tersebut dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan fisik maupun mental.

BACA JUGA:Perut Buncit? Coba Jalan Kaki 15 Menit Setelah Makan Malam

BACA JUGA:Menjaga Kesehatan Anak Saat Perjalanan Mudik Lebaran, Simak Tips dari Dokter Anak Berikut

 Asal-Usul Target 10.000 Langkah


HITUNG LANGKAH membantu memantau aktivitas harian, meski 10.000 langkah bukan target wajib bagi semua orang. --Freepik

Konsep 10.000 langkah sebenarnya berasal dari kampanye alat penghitung langkah di Jepang. Meski bukan standar medis resmi, angka ini kemudian menjadi simbol gaya hidup aktif yang mudah diikuti masyarakat luas.

Menurut sumber dari Netmeds, angka tersebut lebih bersifat motivasional agar orang terbiasa bergerak setiap hari.

Manfaat Besar untuk Kesehatan Jantung

Berjalan kaki secara rutin memiliki banyak manfaat bagi jantung. Aktivitas ini membantu melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, serta mengurangi kadar kolesterol jahat.

Selain itu, berjalan kaki juga dapat memperkuat otot jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular jika dilakukan secara konsisten setiap hari.

BACA JUGA:Dry January, Ikuti 5 Kiat Ini untuk Jalankan Awal Tahun Baru Tanpa Alkohol

BACA JUGA:10 Manfaat Jalan Pagi untuk Kesehatan, Mulai Dari Bakar Kalori Hingga Atasi Diabetes

1. Membantu Menjaga Berat Badan

Berjalan hingga 10.000 langkah per hari juga efektif untuk membakar kalori. Kebiasaan ini membantu menjaga berat badan tetap ideal dan mencegah obesitas, yang menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

Dengan tubuh yang lebih sehat, risiko berbagai penyakit kronis pun dapat ditekan.

2. Berdampak Positif pada Kesehatan Mental

Tak hanya fisik, jalan kaki juga berdampak pada kesehatan mental. Aktivitas ini dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan suasana hati.

Hal ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon endorfin yang memberikan efek relaksasi dan rasa bahagia.

BACA JUGA:Septic Arthritis, Penyakit Sendi yang Bikin Anak Mogok Jalan akibat Infeksi Patogen

BACA JUGA:Tujuh Manfaat Berjalan Kaki bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja?

3. Tidak Harus 10.000, yang Penting Konsisten

Meski memiliki banyak manfaat, para ahli menegaskan bahwa 10.000 langkah bukan angka wajib. Bahkan, berjalan 6.000–8.000 langkah per hari sudah cukup memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Bagi pemula, memulai dari 3.000–5.000 langkah per hari lebih disarankan. Kemudian, meningkatkannya secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Berjalan 10.000 langkah sehari memang baik untuk kesehatan, terutama jantung. Namun, yang terpenting bukanlah angka tersebut, melainkan konsistensi dalam bergerak setiap hari.

Dengan kebiasaan sederhana ini, kesehatan tubuh dapat terjaga dalam jangka panjang. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.

Kategori :