JAKARTA, HARIAN DISWAY - Operasi tangkap tangan (OTT) digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Sebanyak 16 orang diamankan termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam operasi senyap yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026.
"Ya (Bupati Tulungagung)," ucap Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kea=pada wartawan di Jakarta pada Jumat, 10 April 2026.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum terhadap para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.
BACA JUGA:KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Deret Korupsi Kepala Daerah Jatim Bertambah
BACA JUGA:KPK OTT Wali Kota Madiun Maidi Terkait Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa identitas para pihak yang diamankan belum dirincikan, termasuk perkara yang masih dalam tahap penyelidikan tersebut.
Ia menyebut tim KPK masih terus bekerja di lapangan hingga Jumat malam. “Saat ini tim masih di lapangan, kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru,” ujarnya.
Profil Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo lahir pada 17 Desember 1967 dan menjabat sebagai Bupati Tulungagung periode 2025–2030.
Pendidikan dasar Gatut Sunu Wibowo ditempuh di SDN Gandong 1 pada 1976–1982, lalu dilanjutkan ke SMPN Bandung Tulungagung pada 1982–1985, dan SMAK Santo Thomas Aquino Kedungwaru.
BACA JUGA:KPK OTT di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Kunang dan 9 Orang Diamankan
BACA JUGA:KPK OTT di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Kunang Ditangkap
Setelah lulus pada 1988, ia melanjutkan studi ke Jurusan Ekonomi Universitas Merdeka Malang dan meraih gelar sarjana pada 1992.
Kemudian memperoleh gelar Magister Ekonomi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 2023.
Sebelum masuk dunia politik, Gatut dikenal sebagai pengusaha toko bangunan dengan usaha yang berkembang di Tulungagung dan Trenggalek.
Karier politiknya dimulai saat bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2 November 2021, lalu menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2021–2024 mendampingi Maryoto Birowo.