Inkonsistensi Persebaya Berlanjut, Lini Depan dan Belakang Jadi PR

Senin 20-04-2026,18:45 WIB
Reporter : Agustinus Fransisco
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Performa Persebaya menjadi perbincangan setelah menelan kekalahan 2-1 dari Madura United di kandang sendiri, Jumat, 17 April 2026.

Hasil tersebut semakin menegaskan bahwa inkonsistensi masih menjadi persoalan utama Bajol Ijo (sebutan Persebaya) yang belum terselesaikan sepanjang musim ini.

Dalam pertandingan tersebut, Persebaya sebenarnya mampu menguasai jalannya permainan. Dominasi penguasaan bola terlihat jelas, namun keunggulan itu tidak berbanding lurus dengan hasil akhir.

BACA JUGA:Persebaya Academy Gelar Football Festival, Ajang Belajar Tanpa Tekanan Skor

BACA JUGA:Hasil Persebaya vs Madura United 1-2, Bajol Ijo Kehilagan Poin di Kandang

Bajol Ijo Masih Tampil Labil


Aksi Gali Freitas (kiri) ketika melewati bek Madura United di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat, 17 April 2026.-Boy Slamet -Harian Disway

Bajol Ijo kesulitan mengonversi peluang menjadi gol, sebuah masalah klasik yang terus berulang dalam beberapa laga terakhir. Tumpulnya lini depan menjadi salah satu penyebab utama gagalnya Persebaya meraih hasil positif.

Sejumlah peluang yang tercipta tidak mampu dimaksimalkan dengan baik, sehingga tekanan terhadap tim semakin meningkat, terutama saat menghadapi lawan yang bermain lebih efektif.

Di sisi lain, sektor pertahanan juga belum menunjukkan perbaikan signifikan. Jumlah kebobolan yang cukup tinggi dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi sinyal bahwa koordinasi lini belakang masih perlu dibenahi.

Ketidakseimbangan antara lini depan dan belakang membuat tim kerap kehilangan kontrol.

Situasi itu meningkatkan sorotan terhadap pelatih Bernardo Tavares. Performa tim yang naik turun membuat ekspektasi publik semakin tinggi. Terutama untuk segera menemukan solusi atas masalah yang ada.

Hingga saat ini, posisi Persebaya di klasemen juga belum menunjukkan stabilitas. Hasil pertandingan yang bervariasi. Mulai dari kemenangan, imbang, hingga kekalahan.

Hal tersebut menjadi gambaran bahwa tim belum menemukan ritme permainan terbaiknya. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan bersaing di papan atas.

BACA JUGA:Pelatih Persebaya Minta Pemainnya Tampil Maksimal, Meski Tim Dilanda Badai Cedera

BACA JUGA:Persija vs Persebaya 3-0, Macan Kemayoran Buat Bajol Ijo Tak Berkutik

Performa Anjlok Persebaya

Kategori :