Rumah Besar NU

Rabu 29-04-2026,06:33 WIB
Reporter : Arif Afandi
Editor : Yusuf Ridho

Jadi, modernisasi penting dan konsolidasi elite juga penting. Tapi, tanpa akar pesantren, NU bisa berubah menjadi sekadar organisasi besar tanpa ruh. Sebaliknya, kalau hanya bertahan pada tradisi tanpa pembaruan, NU bisa tertinggal dari perubahan zaman.

Saatnya NU selalu membaca berbagai dinamika tidak dengan satu kacamata. Tapi, melihatnya sebagai proses. Yakni, proses NU yang sedang menghadapi kompleksitas perubahan. Proses menjadikan NU bukan hanya organisasi tradisional, melainkan juga institusi modern. Bukan hanya penjaga warisan, melainkan juga perancang masa depan.

Setiap proses, wajar selalu ada tarik-menarik. Wajar kalau ada kegamangan. Bahkan, wajar kalau ada kekhawatiran. Namun, yang tidak boleh hilang adalah arah besarnya. Apa itu? Menyatukan tradisi, kaderisasi, dan kekuatan organisasi ke dalam satu bangunan yang utuh.

Jika proses itu berhasil, NU yang sudah menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa ini akan tetap relevan ke depan. Juga, akan menjadi model kelembagaan paling unik di dunia: modern tapi bersanad. Insya Allah! (*)

Kategori :