Di sisi lain, Luciano Spalletti tampaknya masih percaya Douglas Luiz bisa memberikan sesuatu yang berbeda di lini tengah Juventus.
Apalagi Spalletti belum pernah melatih langsung sang pemain, mengingat ia baru ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada Oktober 2025.
BACA JUGA:Juventus Buru Mohamed Salah dan Robertson dari Liverpool
BACA JUGA:Alisson Becker Masuk Radar Juventus, Liverpool Mulai Bimbang
Keinginan Spalletti mempertahankan Douglas Luiz juga cukup masuk akal. Musim ini lini tengah Juventus tampil tidak konsisten.
Manuel Locatelli dan Khephren Thuram menjadi dua pemain yang paling stabil, sementara Weston McKennie cukup membantu dari sisi kreativitas.
Namun, Teun Koopmeiners belum mampu tampil maksimal, sedangkan Vasilije Adzic dan Fabio Miretti masih minim pengalaman di level tertinggi.
Spalletti disebut ingin mencoba Douglas Luiz sebagai deep-lying playmaker selama pramusim nanti. Ia ingin melihat apakah sang pemain masih bisa berkembang dalam sistem permainannya.
BACA JUGA:Juventus Gagal Dapatkan Marcos Senesi, Tottenham Dikabarkan Sudah Capai Kesepakatan
BACA JUGA:Torino vs Juventus 2-2, Bianconeri Gagal Menang di Derby della Mole
Douglas Luiz beraksi selama pertandingan Liga Premier antara Nottingham Forest dan Chelsea di City Ground pada 18 Oktober 2025 di Nottingham, Inggris.-Michael Regan-Getty Images
Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya disetujui oleh Damien Comolli. Direktur asal Prancis itu lebih condong membuka pintu penjualan demi membantu kondisi finansial klub.
Kegagalan Juventus lolos ke Liga Champions musim depan memang membuat klub harus lebih berhati-hati dalam menyusun strategi transfer.
Juventus dipastikan kehilangan pemasukan dari kompetisi Eropa dan diperkirakan perlu menjual beberapa pemain untuk menyeimbangkan neraca keuangan.
Dana dari penjualan Douglas Luiz nantinya bisa digunakan Juventus untuk memperkuat sektor lain yang menjadi prioritas Spalletti, terutama posisi bek tengah dan striker baru pada bursa transfer mendatang.
Kini keputusan akhir ada di tangan manajemen Juventus. Apakah Douglas Luiz akan diberi kesempatan kedua di Turin, atau justru kembali dilepas demi membantu revolusi skuad Luciano Spalletti musim depan. (*)