Perang Berlanjut, Trump Justru Klaim Pembicaraan AS-Iran Berjalan Cepat

Selasa 02-06-2026,13:24 WIB
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Taufiqur Rahman

Upaya diplomasi ini terjadi di tengah situasi yang belum stabil. Pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran, ancaman, serta serangan udara yang berlangsung selama berminggu-minggu sejauh ini belum berhasil mengakhiri perang atau membuka kembali Selat Hormuz. Selat tersebut merupakan jalur pelayaran utama bagi minyak dan gas Teluk.

Baku tembak terbaru antara AS dan Iran yang terjadi beberapa hari terakhir di Selat Hormuz berbarengan dengan gencarnya serangan militer darat oleh pasukan Israel di Lebanon. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk meringsek lebih dalam dan mengancam akan menyerang "target-target teror" di pinggiran selatan Beirut.

Juru bicara berbahasa Arab dari pihak Israel telah mengimbau penduduk di pinggiran kota tersebut, yang dikenal sebagai Dahiyeh, untuk segera mengungsi demi menjaga keselamatan mereka. Foto-foto dari AFP menunjukkan kemacetan lalu lintas yang parah saat warga berbondong-bondong melarikan diri dari wilayah itu.

Netanyahu kemudian menyatakan bahwa dirinya telah menyampaikan kepada Donald Trump bahwa Israel akan menyerang Beirut jika Hizbullah tidak berhenti menyerang Israel, sembari terus melanjutkan operasi militer di Lebanon selatan.(*)

 

Kategori :