Respons Dadan Hindayana usai Dicopot dari BGN, Sebut Prabowo Paham yang Terbaik

Rabu 03-06-2026,11:56 WIB
Reporter : Mohamad Nur Khotib
Editor : Mohamad Nur Khotib

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Dadan Hindayana akhirnya buka suara setelah dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Dadan menegaskan bahwa pergantian pimpinan lembaga merupakan kewenangan penuh Presiden sebagai kepala pemerintahan.

Menurut Dadan, keputusan perombakan jajaran BGN sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden Prabowo dalam menentukan figur yang dianggap paling tepat menjalankan program-program pemerintah.

"Pergantian Anggota Kabinet merupakan Hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," kata Dadan kepada wartawan, Selasa, 2 Juni 2026.

Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan tetap optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi nasional.

Dadan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo karena telah memberinya kesempatan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.

"Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya," ujarnya.

Ia pun mendoakan agar pemerintahan Prabowo dapat berjalan sukses dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.

"Insyaaallah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut selama hampir satu setengah tahun terakhir.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program-program BGN.

"Berkenaan dengan hal tersebut, selama kurang lebih hampir satu setengah tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi maka pada hari ini Selasa, 2 Juni tahun 2026 Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam perombakan tersebut, selain mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, Presiden juga memberhentikan dua wakil kepala lembaga tersebut, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

"Yang pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, yang kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo.

Pemerintah berharap kepemimpinan baru BGN dapat segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia.

Kategori :