BACA JUGA:Gegerkan F1: Aston Martin Pasang Teknologi Cat Bunglon pada Mobil AMR26 di Monako
BACA JUGA:Honda Suntik Upgrade Instan Aston Martin Jelang GP Monako 2026
5. Luke Browning (Williams)
Pembalap cadangan Williams berusia 24 tahun ini akan menggantikan Alex Albon di Barcelona. Menariknya, ia juga dijadwalkan mengendarai mobil Carlos Sainz di Red Bull Ring pada akhir bulan ini.
Sebagai salah satu penantang gelar F2 di musim debutnya tahun lalu, Browning beralih ke Super Formula musim ini dan langsung menunjukkan daya saing yang kuat. Ia merupakan prospek paling matang yang dimiliki Williams saat ini. Tugasnya kini adalah memberikan impresi besar di sesi FP1 dan tes simulasi demi mengamankan antrean terdepan untuk kursi F1 di masa depan.
6. Paul Aron (Audi)
Paul Aron akan mengambil alih garasi Nico Hulkenberg di tim Audi. Pembalap Estonia berusia 22 tahun ini sebenarnya merupakan pembalap cadangan Alpine, namun ia dipinjamkan ke tim Sauber (sekarang Audi) untuk beberapa sesi latihan sejak tahun lalu. Kerja sama ini berlanjut di musim 2026, mencakup sesi di Barcelona dan Red Bull Ring.
Setelah tampil menggebrak sebagai rookie F2 pada 2024, Aron tidak membalap secara penuh tahun lalu maupun tahun ini, dan fokus mendukung Alpine di F1. Peluangnya menembus kursi utama Alpine terbilang terjal, karena tim Inggris-Prancis tersebut tampaknya harus mempertahankan Franco Colapinto yang sedang dalam performa menanjak.
7. Colton Herta (Cadillac)
Mantan bintang IndyCar berusia 26 tahun, Colton Herta, akan mengombinasikan debut sesi latihan F1-nya dengan satu pekan penuh balapan F2 di Barcelona. Ia akan menggantikan Sergio Perez di garasi tim pendatang baru, Cadillac.
Cadillac dan Herta tidak pernah menutup-nutupi ambisi mereka untuk menembus F1. Keputusannya hijrah dari IndyCar ke F2 tahun ini sengaja diambil demi membiasakan diri dengan sirkuit Eropa, atmosfer paddock, sekaligus mendongkrak poin Superlicence-nya. Sayangnya, adaptasi di F2 terbukti tidak mudah bagi Herta yang terakhir kali membalap di ajang single-seater Eropa pada 2016 lalu. Saat ini ia masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen.
Kehadiran tujuh pembalap cadangan di sesi FP1 GP Barcelona nanti jelas bukan sekadar formalitas pengisi waktu. Momen ini menjadi pembuktian krusial sekaligus ujian kesiapan mereka di tengah ketatnya atmosfer kompetisi jet darat tertinggi di dunia.