Mercedes Siapkan Upgrade Besar untuk W17 Setelah Libur Musim Panas
W17 mengaspal pada balapan GP Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps.-mercedesamgf1.com-
HARIAN DISWAY – Mercedes ternyata belum masih menyimpan kartu AS-nya dalam pengembangannya pada paruh pertama Formula 1 2026. Setelah tampil kompetitif dengan paket peningkatan yang relatif sedikit dibanding tim papan atas rivalnya, tim asal Brackley itu memastikan sejumlah komponen baru untuk W17 sedang memasuki tahap produksi dan akan mulai diterapkan setelah jeda musim panas.
Strategi tersebut cukup menarik jika melihat perkembangan para rival. Sejak GP Miami pada awal Mei, Mercedes hanya mencatatkan 20 item peningkatan dalam daftar FIA. Jumlah itu menjadi yang paling sedikit di antara ketiga tim teratas rivalnya (Ferrari, McLaren, dan RedBull)
Sebagai perbandingan, McLaren telah membawa 32 item peningkatan. Ferrari dan Red Bull masing-masing mencatat 29 item. Artinya, jumlah pembaruan Mercedes sekitar 50 persen lebih sedikit dibandingkan McLaren dalam periode tersebut.
Meski demikian, W17 tetap mampu menjaga Mercedes di barisan depan. Tim hanya memilih untuk tidak mengubah setiap temuan dari wind tunnel menjadi komponen baru dalam waktu singkat.
BACA JUGA:Cadillac Serius Bangun Kekuatan di F1, Pabrik Raksasa 450 Ribu Kaki Persegi Dikebut
BACA JUGA:Isack Hadjar Akui Alami Culture Shock Usai Promosi ke Red Bull Racing

Dari kiri; mobil George Russell (Mercedes) dan mobil Charles Leclerc (Ferrari), saat beradu kecepatan di lintasan Silverstone 2026--Twitter LA Gazzetta Ferrari @GazzettaFerrari
Mercedes Pilih Strategi, Bukan Miskin Inovasi
Wakil kepala tim Mercedes, Bradley Lord, menjelaskan pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan. Menurutnya, tim harus menentukan kapan peningkatan performa yang ditemukan di terowongan angin paling tepat diwujudkan menjadi komponen di mobil.
“Pilihan yang Anda buat adalah kapan mengubah performa itu menjadi komponen, dan apakah paling efisien dan efektif untuk melakukannya dalam bagian-bagian kecil, atau dalam satu paket yang lebih besar,” ujar Lord.
Strategi tersebut menjadi semakin penting pada awal siklus regulasi baru. Berbeda dengan 2025 yang merupakan tahun keempat dari regulasi sebelumnya, musim 2026 memberikan ruang pengembangan yang jauh lebih besar.
Ketika regulasi baru mulai diterapkan, setiap tim memiliki lebih banyak potensi performa yang bisa digali. Karena itu, persaingan pengembangan berlangsung sangat ketat dan sejumlah tim mampu menghadirkan paket yang langsung memberikan perubahan signifikan terhadap performa.
BACA JUGA:Krisis Mesin Mercedes W17: Toto Wolff Dilema Korbankan Kimi Antonelli di GP Monza atau Baku?
BACA JUGA:Eksperimen RB22 Berujung Dilema: Red Bull Terancam Krisis Performa di Paruh Kedua
Mercedes sendiri membawa paket besar ke Montreal. Namun, setelah itu, mereka lebih banyak melakukan penyempurnaan kecil yang tidak semuanya terlihat mencolok dalam daftar deklarasi FIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: