HARIAN DISWAY - Seiring bertambahnya usia, anjing menjadi lebih rentan mengalami gangguan persendian. Termasuk osteoartritis atau radang sendi.
Kondisi tersebut berkembang secara perlahan. Sering kali tidak disadari pemilik. Hingga gejalanya mulai mengganggu aktivitas hewan peliharaan.
Kabar baiknya, sejumlah langkah sederhana dapat membantu menjaga kesehatan sendi sejak dini. Sehingga anjing tetap aktif dan nyaman saat memasuki usia lanjut.
Dilansir Hindustan Times, dokter hewan asal Afrika Selatan Dr Amir Anwary membagikan 5 cara ampuh. Lima cara untuk mengurangi risiko radang sendi pada anjing berusia lima tahun ke atas.
BACA JUGA:Jangan Biarkan Anjing Minum dari Mangkuk Air Bersama, Risiko Penyakit Mengintai
BACA JUGA:Kotoran Anjing Berubah? Ini Tanda yang Harus Segera Dibawa ke Dokter Hewan
1. Jaga Berat Badan Tetap Ideal
Anjing yang mengalami kelebihan berat badan akan memberikan tekanan lebih besar pada persendian. Sehingga rentan terkena radang sendi.--freepik.com
Menurut Dr Anwary, menjaga berat badan merupakan langkah paling penting. Anjing yang mengalami kelebihan berat badan akan memberikan tekanan lebih besar pada persendian. Sehingga mempercepat kerusakan tulang rawan.
Karena itu, pemilik disarankan menghitung kebutuhan pakan harian. Juga menerapkan pola makan yang sesuai. Itu diperlukan apabila berat badan hewan mulai meningkat.
"Jika anjing sedikit saja kelebihan berat badan, tekanan pada persendiannya akan meningkat. Sehingga proses kerusakan sendi berlangsung lebih cepat," jelasnya.
2. Lakukan Olahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik yang rutin juga berperan penting menjaga kesehatan sendi. Dr Anwary menyarankan pemilik memberikan olahraga ringan secara konsisten. Seperti berjalan kaki setiap hari atau berenang.
BACA JUGA:Di Tiongkok Lagi Booming Sekolah Elite Khusus Anjing, SPP-nya Bisa Tembus Rp27 Juta per Bulan
BACA JUGA:Sterilisasi Bisa Tekan Risiko Pyometra, Infeksi Kandungan yang Menyerang Anjing dan Kucing Lansia
Jangan membiarkan anjing hanya berdiam diri sepanjang pekan. Lalu tiba-tiba mengajaknya melakukan aktivitas berat saat akhir pekan. Itu justru dapat mempercepat kerusakan sendi.
"Olahraga harus dilakukan secara teratur dan terukur. Bukan hanya sesekali dengan intensitas tinggi," katanya.