5 Cara Mencegah Radang Sendi bagi Anjing Berusia 5 Tahun ke Atas

Sabtu 27-06-2026,12:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Kondisi rumah juga memengaruhi kesehatan persendian anjing. Lantai yang licin dapat meningkatkan risiko terpeleset. Itu memberikan tekanan berlebih pada sendi.

Untuk mengurangi risiko tersebut, pemilik dapat memasang karpet atau permadani. Sehingga pijakan anjing lebih stabil.

BACA JUGA:10 Superfood Aman untuk Anjing, Dukung Kesehatan Harian hingga Imunitas

BACA JUGA:Makna Kibasan Ekor Anjing, Sarana Interaksi dan Komunikasi

Selain itu, penggunaan jalur landai atau ramp menuju sofa maupun tempat tidur juga dianjurkan. Tujuannya agar anjing tidak terlalu sering melompat. "Sebab, setiap lompatan memberikan tekanan tambahan pada persendian," ujar Dr Anwary.

4. Berikan Nutrisi Penunjang Sendi

Dr Anwary juga menyarankan pemberian suplemen penunjang sendi sebelum gejala muncul. Seperti kombinasi suplemen omega-3 dan nutrisi khusus persendian.

Suplemen itu dapat membantu mengurangi peradangan sekaligus menjaga kesehatan tulang rawan. Pun, itu bekerja sebagai upaya pencegahan. Bukan pengobatan setelah kerusakan terjadi.


Pemilik sebaiknya memberikan olahraga ringan secara konsisten pada anjing. Demi mencegah radang sendi.--magnific.com

"Mulailah sebelum gejala muncul. Karena tujuan utamanya adalah mencegah. Bukan menyembuhkan," jelasnya.

BACA JUGA:Keluarga Osbourne Kembali Berduka, Elvis Si Anjing Kesayangan Meninggal Dunia

BACA JUGA:Kegemaran Memelihara Anjing atau Kucing Bisa Mengungkap Sisi Psikologis Pemeliharanya

5. Jangan Menunggu Gejala Muncul

Langkah terakhir adalah bersikap proaktif. Banyak pemilik baru memberikan perawatan ketika anjing mulai pincang atau tampak kesakitan.

Padahal, menurut Dr Anwary, proses kerusakan sendi umumnya sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Bahkan hingga satu tahun sebelum gejala terlihat.

Karena itu, anjing ras besar, anjing yang sangat aktif, maupun anjing yang mulai memasuki usia tua. Itu yang sebaiknya mendapatkan perhatian terkait kesehatan sendi lebih awal.

"Jangan menunggu hingga gejala muncul," tegasnya. Meski demikian, pemilik tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter hewan. Sehingga penanganan disesuaikan dengan kondisi masing-masing hewan peliharaan. (*)

Kategori :