6 Cara Merawat Buku Lama di Rumah agar Selalu Awet

Kamis 09-07-2026,16:00 WIB
Reporter : Shafa Citra Faradisa*
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Menyimpan koleksi buku lama ternyata butuh perhatian khusus. Tanpa perawatan yang tepat, kertas mudah menguning, rapuh, bahkan ditumbuhi jamur.

Masalah itu kerap dialami pecinta buku, kolektor, maupun pemilik perpustakaan pribadi di rumah. 

Kondisi ruangan yang lembap. Itu menjadi salah satu penyebab utama kerusakan buku dalam jangka panjang. Terutama di iklim tropis seperti Indonesia.

Untuk mencegah hal itu, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan siapa saja di rumah.

BACA JUGA:Hari Buku Sedunia, Daftar Buku paling Berpengaruh yang Wajib Dibaca Tahun Ini untuk Pengembangan Diri

BACA JUGA:Hari Buku Anak Sedunia 2026, Rekomendasi Buku Cerita Terbaik untuk Tingkatkan Literasi Anak Sejak Dini

Perawatan itu bisa dilakukan secara rutin tanpa memerlukan biaya besar maupun alat khusus. Asalkan dilakukan dengan konsisten.

Berikut sejumlah tips yang bisa dicoba untuk menjaga koleksi buku lama tetap awet dan bebas jamur.

1. Perhatikan Sirkulasi Udara di Rak Buku

Kelembapan udara menjadi musuh utama buku lama. Ruangan yang lembap mempercepat pertumbuhan jamur pada kertas dan sampul.

Apalagi jika buku disimpan dalam kondisi tertutup rapat tanpa aliran udara.  Karena itu, buku sebaiknya disimpan di rak yang memiliki sirkulasi udara baik.

BACA JUGA:8 Rekomendasi Buku untuk Memahami Gerakan 30 September 1965

 

BACA JUGA:Kindle, Ringan dan Praktis, Sahabat Baru Pecinta Buku

Hindari menumpuk buku terlalu rapat. Tujuannya agar udara tetap bisa mengalir di sela-sela halaman. 

Memberi sedikit jarak antar buku juga membantu mencegah kelembapan terperangkap di satu titik.

2. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Sinar matahari langsung perlu dihindari saat menyimpan buku lama. Paparan sinar UV bisa membuat kertas menguning lebih cepat. Kemudian warna sampul menjadi pudar seiring waktu.

Sebagai gantinya, simpan buku di tempat teduh. Dengan pencahayaan tidak langsung. Rak kayu atau lemari tertutup rapat menjadi pilihan yang lebih aman. Itu lebih baik dibanding rak terbuka yang berada dekat jendela atau area lembap.

BACA JUGA:Kembali ke Buku Fisik: Tren Membaca di Era Digital

 

BACA JUGA:10 Rekomendasi Aplikasi dan Situs Baca Buku Online Gratis

3. Gunakan Silica Gel untuk Menyerap Kelembapan

Silica gel bisa jadi solusi praktis untuk mengatasi kelembapan berlebih. Menaruh beberapa sachet silica gel di rak buku membantu menjaga area penyimpanan tetap kering.

Silica gel perlu diganti secara berkala.  Terutama saat musim hujan ketika tingkat kelembapan udara cenderung meningkat.

Cara itu tergolong murah. Namun, cukup efektif untuk mencegah jamur muncul di permukaan kertas.


Menaruh Silica Gel di Buku Dapat Menghindari Jamur-@wibneypls-X

Kolektor buku antik tentu memahami bahwa buku, seperti halnya kertas, memiliki musuh yang jelas: air, api, dan kelalaian manusia.

BACA JUGA:30 Kutipan RA Kartini dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang yang Inspiratif Buat Medsos

BACA JUGA:Hari Buku Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Literasi untuk Mewujudkan SDM Berdaya Saing

Pernyataan itu menegaskan bahwa kerusakan buku sering kali bukan karena usia semata. Melainkan cara penyimpanan yang keliru.

4. Bersihkan Rak dan Buku Secara Rutin


Seorang Wanita Mengenakan Sarung Tangan karet, Sedang Menyeka Rak dengan Kain Lap kuning Menggunakan Semprotan Pembersih-freepik-Magnific

Kebersihan rutin juga tidak kalah penting dalam merawat koleksi buku lama. Debu yang menumpuk di sela-sela buku bisa berdampak buruk.

Hal itu bisa menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan serangga kecil seperti kutu. Tentu akan merusak buku.

Bersihkan rak dan buku secara berkala dengan kain kering atau kuas lembut. Metode itu bisa mencegah masalah tersebut sejak dini.

BACA JUGA:Hari Buku Sedunia, Daftar Buku paling Berpengaruh yang Wajib Dibaca Tahun Ini untuk Pengembangan Diri

BACA JUGA:Baca Buku Pakai AI Kini Lebih Mudah dengan Audiobook, Tapi Ada Risikonya

Cara itu juga membantu menjaga kondisi sampul tetap rapi. Dan mencegah debu menumpuk terlalu tebal dalam waktu lama.

5. Atasi Jamur yang Sudah Terlanjur Muncul

Buku yang sudah telanjur berjamur pun masih bisa diselamatkan. Asalkan ditangani dengan tepat.

Jamur ringan bisa dibersihkan menggunakan kuas kering secara perlahan. Tanpa menggosok kertas terlalu keras agar tidak merusak serat kertas.

Setelah dibersihkan, jemur buku sebentar di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. Tujuannya untuk menghilangkan sisa kelembapan.

BACA JUGA:Menelusur Jejak Juang RA Kartini dalam Buku Rumpun Kupu-Kupu: Terbang Tinggi atau Mengubur Mimpi

BACA JUGA:Meriahkan Hari Buku Nasional, Mahasiswa Ubaya Lukis Karakter di Atas Sampul Buku

Hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari. Karena berisiko merusak kertas dan sampul.

6. Simpan Buku dalam Posisi yang Tepat

Posisi penyimpanan turut memengaruhi keawetan buku. Buku berukuran besar sebaiknya diletakkan berdiri. Sementara buku tipis bisa ditumpuk mendatar agar tidak mudah melengkung.

Menghindari posisi miring dalam waktu lama juga membantu menjaga bentuk fisik buku tetap rapi. Sehingga tulang buku tidak cepat rusak atau sobek di bagian sampul.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, koleksi buku lama bisa tetap terjaga kualitasnya selama bertahun-tahun.

BACA JUGA:Ciptakan Buku Braile Bersuara, Tiga Siswi SMP SAIM Surabaya Raih Medali Emas di Ajang YISF 2026

BACA JUGA:Hari Buku Anak Sedunia 2026, Rekomendasi Buku Cerita Terbaik untuk Tingkatkan Literasi Anak Sejak Dini

Perawatan sederhana itu juga membantu mempertahankan nilai sentimental maupun nilai koleksi dari buku-buku tersebut.  (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya.

Kategori :