DPRD Gresik Dorong Penguatan Pendapatan Asli Daerah: Gagas Sinergi Seluruh Potensi Daerah

Jumat 24-07-2026,08:57 WIB
Reporter : Nia Kurnia/Moch Sahirol Layeli
Editor : Noor Arief Prasetyo

Kabupaten Gresik memiliki hampir seribu perusahaan besar dan menjadi salah satu kawasan industri terkuat di Jawa Timur. Besarnya aktivitas ekonomi tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, DPRD Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong optimalisasi berbagai potensi penerimaan daerah guna memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan.

BESARNYA geliat industri di Kabupaten Gresik dinilai membuka ruang yang luas bagi peningkatan PAD. Untuk itu, diperlukan strategi yang semakin terukur dan komprehensif agar sumber-sumber penerimaan daerah dapat berkembang secara optimal, tidak hanya bertumpu pada sektor perpajakan konvensional.

Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir mengatakan, penguatan PAD menjadi salah satu langkah strategis di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Menurutnya, penguatan kapasitas fiskal daerah akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan.

"PAD menjadi sangat penting untuk mendukung kemampuan fiskal daerah di tengah pengurangan TKD. Namun kami berharap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama," ujarnya kepada Harian Disway.

BACA JUGA:DPRD Gresik Dukung Pengelolaan Anggaran Lebih Efektif

BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Sinergi Dongkrak Pendapatan: Aset Daerah Jadi Tumpuan Baru PAD

Syahrul menilai, Gresik memiliki modal yang sangat kuat untuk terus meningkatkan PAD. Selain dikenal sebagai kawasan industri, daerah ini juga mencatat pertumbuhan investasi yang terus berkembang. Potensi tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan sehingga mampu memperkuat kemampuan keuangan daerah dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Karena itu, DPRD mendorong pengembangan berbagai sumber penerimaan daerah melalui optimalisasi pengelolaan aset, peningkatan kualitas pelayanan perizinan, serta penguatan iklim investasi agar aktivitas ekonomi terus tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menegaskan bahwa penguatan PAD merupakan agenda bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, Gresik memiliki beragam potensi yang dapat terus dikembangkan sebagai sumber penerimaan daerah yang berkelanjutan.

"Optimalisasi PAD harus menjadi agenda bersama. Potensi yang dimiliki Gresik sangat besar, mulai dari aset daerah, investasi, hingga sektor industri. Semua itu perlu terus dikelola secara optimal agar mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah," katanya.


AKTIVITAS PERDAGANGAN di Pasar Sidayu, Gresik. Maraknya bisnis juga berpotensi menyumbang PAD.-Moch Sahirol Layeli-

Dorongan tersebut sejalan dengan besarnya potensi ekonomi Kabupaten Gresik. Sebagai salah satu daerah industri terbesar di Jawa Timur, lebih dari separuh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik berasal dari sektor industri pengolahan. Kondisi ini memberikan peluang yang besar untuk terus memperluas basis penerimaan daerah.

Data pemerintah daerah menunjukkan sekitar 95 persen PAD tahun 2025 masih berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang untuk terus mengembangkan sumber-sumber pendapatan lainnya sebagai bagian dari penguatan struktur fiskal daerah.

Salah satu potensi yang kini terus dikembangkan adalah sektor perizinan. Pemerintah Kabupaten Gresik mengimplementasikan strategi smart revenue melalui optimalisasi penerimaan dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), terutama di kawasan industri yang terus berkembang.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, PBG menjadi salah satu sumber penerimaan yang memiliki prospek besar dalam mendukung peningkatan PAD. "PBG menjadi salah satu sumber pendapatan yang potensial, terutama di kawasan industri, dan akan terus kami maksimalkan," ujarnya yang dikutip sejumlah media.

Kategori :