Pandemi Tak Punya Kalender

Selasa 11-08-2026,13:35 WIB
Oleh: Laura Navika Yamani*

Kondisi itu menegaskan pentingnya penyusunan pedoman kesiapsiagaan pandemi yang komprehensif, berbasis bukti ilmiah, serta didukung oleh penguatan surveilans, kapasitas laboratorium, pengembangan vaksin dan diagnostik, serta koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman pandemi di masa depan.

Pandemi bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan ancaman nyata yang dapat muncul kapan saja akibat interaksi yang kompleks antara manusia, hewan, dan lingkungan. Oleh karena itu, investasi dalam kesiapsiagaan pandemi (pandemic preparadness) harus dipandang sebagai bagian dari pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. 

Dengan memperkuat sistem surveilans, inovasi ilmiah, kapasitas sumber daya, dan kerja sama global, dunia akan memiliki ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi pandemi berikutnya serta melindungi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Semoga! (*)

&) Laura Navika Yamani adalah ketua Research Center on Global Emerging and Re-emerging Infectious Diseases (RC-GERID) dan sekretaris Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga (ITD Unair).

 

Kategori :