Merdeka yang Sebenarnya

Selasa 18-08-2026,22:14 WIB
Oleh: Galih Dien Fu’adi*

Karena bukan sekadar ritual tahunan, melainkan juga momentum untuk merawat ingatan kolektif dan mensyukuri satu wajah kemerdekaan yang telah tuntas kita raih. Dari sanalah kita menghimpun energi untuk menghadapi empat wajah perjuangan lainnya.

Perjuangan mewujudkan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, pendidikan yang merdeka, hingga kehidupan sosial yang berkeadilan masih menjadi tantangan panjang. 

Namun, hari ini, mari sejenak berhenti dalam syukur atas kebebasan historis yang telah kita genggam. Setelah itu, perjuangan kembali berlanjut. Selamat berjuang, bangsaku. Dirgahayu Republik Indonesia! (*)

*) Galih Dien Fu’adi  adalah ketua angkatan ilmu sejarah Unair 2025 dan aktivis mahasiswa ilmu sejarah Unair.

 

Kategori :