Ramen, Perjalanan Panjang Hidangan Tiongkok hingga Mendunia

Rabu 09-09-2026,13:59 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Koki ramen mulai menjadi selebritas. Penggunaan bahan-bahan unik dan berkualitas tinggi juga semakin berkembang.

BACA JUGA:Chef Agus Sasirangan Alumni MCI Bongkar Resep Soto Banjar, Bocorkan Strategi Pertahankan Kuliner Nusantara

BACA JUGA:Uniknya Varian Mooncake dengan Sentuhan Kontemporer, Rayakan Tradisi Mid-Autumn Festival

Popularitas ramen kemudian melampaui Jepang. Kedai ramen mulai bermunculan di Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Inggris, Australia, Italia, bahkan Indonesia.

Salah satu kedai ramen terkenal di New York, Sapporo, berdiri pada 1975 dan memperkenalkan ramen Jepang kepada masyarakat internasional.

Kini, ramen bahkan mendapat pengakuan dari dunia kuliner bergengsi. Japanese Soba Noodles Tsuta menjadi kedai ramen pertama yang memperoleh bintang Michelin.


Salah satu kreasi menu ramen, creamy bara ramen.-Guruh D.N.-

Pun, ramen saat ini semakin bervariasi. Seperti varian spicy atau pedas. Di Indonesia, terdapat beragam gerai ramen dan berbagai inovasinya.

BACA JUGA:Mengenal 6 Jenis Teh Tiongkok, dari Green Tea hingga Pu’er yang Mendunia

BACA JUGA:Japanese Potato Salad, Menu Modifikasi Salad dari Kentang dan Telur Rebus ala Jepang

Salah satunya Haraku Ramen dengan menu creamy bara ramen. Ramen pedas dengan kuah creamy gurih. Kemudian disertai potongan-potongan ayam goreng. 

Itu salah satu varian ramen yang dikembangkan dengan level pedas. Pengguna dapat memilih level pedasnya sendiri. Mulai level 1-5.

Itulah satu dari berbagai varian ramen yang ada di Indonesia. Perjalanan panjang ramen pun terus berlanjut.

Dari pengaruh kuliner Tiongkok, bencana alam, hingga inovasi ramen instan. Hidangan sederhana itu kini telah menjadi salah satu ikon kuliner Jepang yang mendunia. (*)

Kategori :