Universitas Borneo Lestari Kembangkan Etnosains, Angkat Potensi Borneo

Universitas Borneo Lestari Kembangkan Etnosains, Angkat Potensi Borneo

Mahasiswa Universitas Borneo Lestari yang saat ini berjumlah sekitar 1600 lebih saat menghadiri HUT ke-15 Yayasan Borneo Lestari sekaligus peresmian universitas pada 24 Juni 2022 lalu.--

Maka gagasan tentang kearifan lokal –dalam kerangka etnosains- menurut Hasan adalah positioning UNBL di antara sejumlah perguruan tinggi di Borneo. Apalagi keberadaannya di wilayah ibu kota provinsi, UNBL amat strategis memegang peran meletakkan kearifan lokal itu bisa mendunia. 

UNBL juga menghitung keberadaan Kalimantan yang menjadi tempat IKN berada. Maka langkah dan gerak UNBL dipastikan selaras dengan percepatan pembangunan IKN. ”Di seantero Borneo, UNBL mendukung pemerintah membangun Indonesia,” tegasnya.

UNBL telah menyadari kekuatan yang dimiliki. Setidaknya, sejauh ini telah 30 persen tenaga pendidiknya telah mencapai gelar doktor. Bersamaan dengan itu, cita-cita UNBL ke depan selalu akan disesuaikan dengan perubahan dunia pendidikan yang kian cepat dengan dukungan teknologi informasi.
Optimisme mahasiswa Universitas Borneo Lestari menghadapi tantangan masa depan. Jumlah mahasiswa di kampus ini akan diproyeksikan menjadi 3 ribu pada 2025.

UNBL terus bergerak menyelenggarakan pendidikan yang paripurna. Dari 1600 mahasiswa saat ini, ditargetkan ada 3 ribu mahasiswa pada 2025. ”Amanat salah seorang pendiri yayasan H Amir Munadji SKM MM yang meninggal pada 17 Agustus 2022 lalu pun demikian. Akan kami lanjutkan,” kata Hasan.

Ditambahkannya, UNBL telah berancang-ancang mendirikan Fakultas Kedokteran. ”Rintisan ke sana sudah ada. Salah satunya keberadaan Klinik Borneo Lestari yang akan diproyeksikan menjadi rumah sakit yang menunjang pendidikan kedokteran,” tandasnya. (*)  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: