Seduh Kopi saat Kya-Kya Basah

Seduh Kopi saat Kya-Kya Basah

Danang Pepe (mengenakan Topi ) memberikan edukasi penyeduhan manual kopi kepada pengunjung Kya Kya, 23 Oktober 2022-Boy Slamet-Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Musim hujan masuk sejak awal Oktober. Ini tentu menjadi momen baru bagi Kya-Kya yang baru dibuka kembali pada 11 September lalu. Termasuk yang mengguyur hampir di seluruh wilayah Surabaya sejak Minggu sore, 23 Oktober 2022.

 

Para pedagang Kya-Kya sempat terhenti menyiapkan gerobaknya. Terpaksa meletakkan di sepanjang trotoar pertokoan. Menunggu hujan sedikit lebih reda. “Baru mau magrib agak lebih terang. Kami mulai menata lagi,” ujar Danang Pepe.

 

Lelaki bertopi koboi itu pun menggelar aksinya. Ia menata kursi di atas jalanan basah Kya-Kya. Memamerkan kelihaiannya menyeduh kopi. Dikelilingi beberapa orang pengunjung. Sekitar pukul 19.00 malam, kata Danang, pengunjung mulai berdatangan.

 

Sebetulnya, ini bukan kali pertama hujan di Kya-Kya. “Minggu lalu juga hujan. Tapi, begitu reda, orang-orang pada datang meski nggak terlalu ramai,” katanya.

 

Hujan masih menjadi momok di Kya-Kya. Bisa bikin pengunjung sepi. Itulah masalah yang belum teratasi sejak bertahun-tahun lalu. Saat Pusat Kya-Kya Kembang Jepun hampir dua dekade lalu. Namun, Danang tetap optimistis Kya-Kya saat ini lebih menarik. “Sabtu kemarin kan nggak hujan sama sekali. Waduh, pengunjung udah kayak semut. Ramai banget,” ucap pemilik stan Kopilaborasi itu. (Mohamad Nur Khotib)
Ornamen naga menghiasi Kya-Kya Kembang Jepun. -Praska Bramasta-Harian Disway-

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: