Kya-Kya Ditata Ulang, Kabel Listrik Bakal Ditanam Biar Rapi

Kya-Kya Ditata Ulang, Kabel Listrik Bakal Ditanam Biar Rapi

Kawasan pecinan kya-kya Surabaya diwarnai kabel. Rencana kabel akan ditanam agar estetik.-Teddy Insani-HARIAN DISWAY

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Pengembangan kawasan wisata kota tua di Surabaya terus berprogres. Penataan kawasan wisata kota tua dimulai dari Pecinan di Jalan Kembang Jepun Kya-Kya, Eropa di Jalan Garuda, dan Wisata Religi Ampel.

Terbaru, kawasan wisata Eropa saat ini akan dilakukan pemasangan stone block (paving). Dilanjutkan pengecatan pada akhir Maret 2024.

BACA JUGA:Seduh Kopi saat Kya-Kya Basah

Hal yang menarik ialah penataan kawasan Pecinan Kya-Kya untuk instalasi listrik rencananya bakal ditata rapi. Caranya ialah dengan ditanam sehingga tak ada tiang dan kabel listrik yang menjalar ke mana-mana. Dinilai merusak estetika dan bisa membahayakan apabila kabel terjulur begitu saja.


Kawasan pecinan kya-kya Surabaya diwarnai kabel. Rencana kabel akan ditanam agar estetik.-Acmad Gilang-HARIAN DISWAY

Pakar Perencanaan dan Perancangan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Putu Rudy Satiawan mengatakan rencana tersebut secara teknis tak ada masalah. Namun harus diperhatikan beberapa faktor. Sebab berkaitan dengan bencana dan keselamatan.

BACA JUGA:Kya-Kya Reborn Setelah Dibuka: Kurang Banyak Menu Chinese Food

"Apakah secara institusi, pemkot punya SOP yang sama untuk satu OPD yang menangani itu. Misal Dinas PU, apakah sudah punya SOP untuk menangani itu di seluruh kota, jangan-jangan dia hanya punya SOP kabel di atas tanah tapi tak ada SOP di bawah tanah," jelasnya. 

"Sehingga apabila terjadi banjir, ketika terjadi masalah teknis bawah tanah dan ledakan pipa gas misalnya, apakah dia punya SOP menangani itu," lanjutnya.

Maka perencanaan dan grand design matang tentang pembangunan infrastruktur bawah tanah harus dikaji secara cermat. Tidak sertamerta.

Misalnya saja, Putu mencontohkan pengembangan kawasan CitraLand di Surabaya Barat. Pengembang dan provider sejak awal sudah merancang infrastruktur bawah tanah. 

BACA JUGA:Perkuat Kya-Kya, Eri Cahyadi Minta Pemilik Ruko Pasang Papan Nama Berbahasa Mandarin

"Kalau ada urusan banjir segala macam sudah disiapkan sejak awal oleh pengembangnya. Kebencanaan begini akan seperti ini, mereka sudah mempunhai internal di institusi bisnis mereka," ujarnya.

Menurutnya, Pemkot harus mampu dan siap dalam melakukan pengelolaan dan menangani pengendalian masalah yang berkaitan dengan pembenaman kabel dan jaringan. Urusan bukan hanya sebatas membenamkan kabel saja, tapi dengan infrastruktur yang cukup rumit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: