Pasuruan artikel

Kala Dosen dan Mahasiswa Komunikasi Untag Surabaya Melebur di Penutupan Negeri Komunikasi 2022

Kala Dosen dan Mahasiswa Komunikasi Untag  Surabaya Melebur di Penutupan Negeri Komunikasi 2022

Tiga dosen jurusan komunikasi Untag Surabaya tampil di penutupan Kulminasi Europhia Untag Surabaya 2022, 18 November 2022.-Afdholul Arrozy S/Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakota) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya  (Untag) Surabaya bisa bernapas lega. Rangkaian acara Negeri Komunikasi yang digelar sejak September 2022 ditutup dengan epic, Jumat 18 November 2022. Ada perjuangan berat di balik kesuksesan mereka.

Itu adalah event penutup dari program kerja mereka dalam 1 tahun masa jabatan.

Negeri Komunikasi 2022 yang bertajuk Kulminasi Euphoria digelar di gedung Graha Widya lantai 2 Untag Surabaya. Kulminasi Euphoria sendiri berarti puncak kebahagiaan. Mahasiswa ilmu komunikasi Untag dari berbagai angkatan mampu merekatkan hubungan dengan berkumpul di agenda tahunan itu.

Sejak September 2022 mereka mengadakan berbagai macam lomba. Yakni futsal, Mobile Legends, voice over, hingga lomba menulis artikel populer. Ada pula penghargaan untuk dosen paling asyik.


Pemberian bunga pada dosen terasyik di penutupan Negeri Komunikasi Untag Surabaya 2022.-Afdholul Arrozy S/Harian Disway-

Nuansa persaingan sudah dilewati. Yang tersisa di malam penutupan itu adalah euphoria. 

Acara tahunan Negeri Komunikasi tahun ini mendapatkan tantangan tersendiri bagi Himakota. Sebab, agenda itu adalah event offline pertama mereka selama pandemi.

Ketua Pelaksana Negeri Komunikasi 2022 Hans Obed Christian mengatakan,  acara Negeri Komunikasi tahun ini terasa begitu menantang. “Dalam masa pandemi, mencari sponsor dan mengurus surat jadi agak sedikit sulit,” katanya.


Salah satu pengunjung Kulminasi Europhia melihat pameran foto.-Afdholul Arrozy S/Harian Disway-

“Ketika pandemi sudah melandai, event makin bejibun dimana-mana. Kami jadi sulit cari sponsor. Faktor lainnya, sponsor sekarang banyak yang trauma dengan event yang gagal terlaksana,” tambahnya.

Dengan perjuangan keras, Himakota berhasil menyelesaikan rangkaian acara itu. Venue ramai serta. Layout backdrop yang serba digital jadi pembeda dari acara tahun-tahun sebelumnya. 

Yang spesial dari tahun ini adalah tak hanya mahasiswa saja yang turut meramaikan penampilan di atas panggung, tapi juga dosen. 

Kolaborasi antara Himakota dan dosen di Jum’at malam itu mampu menciptakan antusias tersendiri bagi mahasiswa yang menghadiri acara tersebut.

Mahasiswa yang biasanya cuma melihat dosen mengajar di kelas, kini tampil akustikan layaknya teman sebaya.

Sumber: