Pasuruan artikel

Mijn Roots Mencari Orang Tua Kandung: Ayah Angkat Meninggal di Bali (78)

 Mijn Roots Mencari Orang Tua Kandung: Ayah Angkat Meninggal di Bali (78)

AYAH ANGKAT Jean-Luc, Menno Outkerk Pool memosting foto di Facebook saat Jean ulang tahun ke 34.-Dok Menno Oudkerk Pool - Facebook-

Jean-Luc memperbaiki hubungannya dengan Menno Oudkerk Pool. Mereka liburan bersama di Bali tiga tahun lalu. Namun, siapa sangka, itu adalah liburan terakhir Jean dan ayah angkatnya. 

--

HUBUNGAN Jean dan Menno sangat rumit. Setelah tahu bahwa Menno bukan ayah kandungnya, Jean mulai menjauh. Kala itu usianya baru 10 tahun.

Ia yang mulanya juara kelas saat kecil mulai jauh dari sekolah. Jean banyak berteman dengan anak-anak punk di Belanda. Mulai mengenal ganja dan alkohol di masa mudanya.

Namun, ia tak bisa lepas dari ayah angkatnya. Selama ada Menno, Jean tak pernah merasakan kebebasan. ”I was not independent. Always depend on him (Aku tidak pernah merdeka. Selalu bergantung kepadanya, Red),” kata Jean saat berkunjung ke Disway News House, 8 November 2022. 


PERANKAN PEJUANG kemerdekaan Indonesia di Parade Juang Surabaya, Jean Luc berada di tangah kerumunan peserta pawai.-Ali Muchlison-

Pendiri Roode Brug Soerabaia Ady Setyawan ikut bergabung. Dua hari sebelumnya Ady meminjamkan baju pejuang untuk Jean agar ia bisa ikut Parade Juang dalam peringatan Hari Pahlawan di Surabaya. 

Ady juga membawa banyak barang bawaan dari mobilnya. Dua tas penuh. Semuanya adalah barang pemberian Jean. Termasuk medali dari mendiang kakek dan buyut angkatnya. 

Kisah tentang barang-barang itu akan ditulis dalam edisi khusus nanti. Yang jelas, Jean melepas semua barang-barang itu secara gratis. Padahal, ia bisa mendapatkan ratusan juta rupiah dari barang-barang langka itu di eBay. ”Pasti mahal kalau ia mau,” kata Ady yang banyak mengoleksi barang peninggalan kolonial dan perang kemerdekaan itu. 

Semua barang itu berasal dari rumah peninggalan mendiang Menno. Ayah angkatnya itu lahir di Bandung, 23 November 1952. Seorang Indo-Belanda.

Menno terlahir dari keluarga militer. Ayah dan kakeknya pernah bertempur di Indonesia. Namun, ia memutuskan untuk jadi guru. Kariernya cemerlang. Ia sosok yang bisa diandalkan dan dipercaya banyak orang.

Saking kuatnya sosok Menno, Jean selalu bergantung kepadanya. Sang ayah angkat sebetulnya sangat sayang kepada Jean. Itu terlihat dari postingannya di Facebook ketika Jean berulang tahun ke-34. 

Jean-Luc, proficiat met je verjaardag!

Al 34 jaar ben jij het beste wat me in mijn leven is overkomen!

Sumber: