C2O Bukan Sekedar Perpustakaan

C2O Bukan Sekedar Perpustakaan

Sudut C2O Library, perpustakaan swasta yang nyaman untuk membaca dan bercengkerama yang nyaman untuk siapa saja. --instagram @c2olibrary

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Ada sebuah tempat yang tenang di tengah ingar-bingarnya Kota Surabaya. Salah satu tempat itu adalah C2O Library. Sebuah perpustakaan swadaya di Jalan Dokter Cipto Nomor 22, Surabaya. C2O Library berhasil memberikan sensasi perpustakaan yang berbeda.

Pengunjung akan disambut ramah oleh penjaga perpustakaan. Yang nantinya diarahkan untuk meletakan tas dan bawaan ke dalam loker. Tak lupa juga buku-buku mentereng cantik dengan susunan-susunan yang demikian rupa.

Ada beberapa bagian koleksi yang menarik. Mulai dari buku sejarah hingga referensi pembelajaran budaya ada di C2O Library. Karena itu di sini cocok untuk mengerjakan tugas kuliah terutama yang berkuliah di dalam ilmu sosial.

Setelah meletakan tas dalam loker dengan sambutan hangat dari pustakawan dan buku-buku, pengunjung akan diberikan tempat yang nyaman untuk membaca atau mengerjakan sesuatu.

Penataan bangku dan meja ditata sedemikian rupa sehingga tak hanya kesan estetika namun juga kenyamanan yang didapat. Dengan sorot lampu warna kuning dan lantunan lagu yang samar-samar terdengar menambah kesyahduan di tempat itu.

Ada dua ruang yang terbagi, pertama lorong baca yang memiliki konsep semi outdoor. Ruang tersebut bisa digunakan untuk membaca buku. Sedang yang kedua merupakan ruang indoor dengan pendingin ruangan.

Walau perpustakaan, C2O juga memiliki beberapa sajian yang bisa dibeli. Salah satu yang unik adalah teh bunga telang dan biskuit cokelat gluten-free. Yakni teh berwarna biru yang diseduh dari bunga telang yang dikeringkan.

Makan dan minum disini dibandrol mulai harga Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. Jika pengunjung membawa tumblr sendiri maka bisa melakukan pengisian air secara gratis.

Tak hanya perpustakaan, C2O juga menyediakan tempat co-working di lantai dua. Berbeda dengan perpustakaan untuk menggunakannya pengunjung harus menyewanya sebesar Rp 30 ribu per orang.

 

Banyak sekali acara diskusi di gelar di tempat itu. Pemikiran kritis anak-anak mudah di asah di sana. C2O bagaikan oase literasi Kota Pahlawan.

 

Pertunjukan musik beberapa kali digelar di sana. Rising star Silampukau sering main di C2O satu dekade silam. Banyak pula band-band yang memupuk karir dan jam terbangnya di sana.

 

Tempat tersebut juga sangat asyik untuk bekerja dan mengerjakan tugas sekolah atau kampus. Koleksi bukunya beragam dan cukup lengkap. Penjaga perpustakaan juga sangat cekatan dalam membantu pengunjung.

 

Kamu yang tinggal di Surabaya, apa sudah pernah mampir ke C2O? (Dave Yehosua TB)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: