Via "City Scape", 25 Pelukis dengan 34 Karya Cermati Ruang Kota Surabaya

Via

Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Jatim Samad Widodo (kiri) bersama seniman Welldo Wnophringgo (kanan) saat pembukaan pameran lukisan yang digelar di Galeri Prabangkara, kompleks Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur. -Julian Romadhon-Harian Disway

SURABAYA – HARIAN DISWAY – Kota adalah ruang tempat bersatunya berbagai macam budaya. Pun sebagai ruang dengan beragam permasalahan yang kompleks. Kota sebagai sentral konsentrasi aktivitas ekonomi, sosial, politik dan lain sebagainya, sangat menarik untuk dicermati.

Para pelukis pun memiliki pandangan beragam ketika memaknai sebuah kota. Maka pada Selasa, 2 Mei 2023, UPT Taman Budaya Provinsi Jawa Timur mengajak para pelukis untuk merepresentasikan kota dalam perspektif visual. “Puluhan pelukis hadir dan memajang dua-tiga karyanya. Mereka mencermati lingkungan kota khususnya Surabaya,” ungkap Agus Koecink, kurator pameran bertajuk City Scape itu.

Baginya peran seni akan memberikan sentuhan-sentuhan yang artistik terhadap sebuah kota. Berikut dinamika dan perubahannya. "Pelukis mengurai hubungan antar ruang, masyarakat, sosial, emosi, imajinasi tiap individu atau kelompok yang ada dalam ruang kota," ujar dosen jurusan Seni Rupa STKW itu.

Lantas dia mencontohkan karya pelukis Welldo Wnophringgo. Sebuah gambaran kota besar dengan puluhan figur berbagai macam ekspresi. Antar figur pun terlihat berinteraksi. Mulai dari interaksi yang wajar hingga berkelahi.

Menurut Agus, Welldo Menginterpretasikan ruang kota dengan beraneka cerita di dalamnya. Dinamika metropolitan banyak menyembunyikan kemiskinan dan kerapuhan dari jiwa-jiwa yang menjerit. Dihimpit oleh keinginan-keinginan dan tuntutan yang sulit dicapai.

Kehidupan serbacepat, persaingan akan semakin membabi-buta. Bahkan di antaranya saling menikam. Baik secara langsung atau tidak. Semua demi kepentingan belaka.

Jika dalam politik tak ada kawan abadi, begitu pula yang terjadi dalam lingkungan perkotaan. "Saling mencurigai, saling menerkam. Para penghuni bagai binatang bagi yang lainnya," terang ayah dua anak itu.

Pameran lukisan City Scape berlangsung hingga 8 Mei 2023. Melibatkan 25 pelukis dari berbagai daerah yang memajang total 34 karya. Para perupa itu tergabung dalam KOPLAK atau Komunitas Pelukis Akrilik.

Samad Widodo, kepala UPT Taman Budaya Jawa Timur, membuka pameran. Dalam sambutannya, dia berharap agar gairah berkesenian di Jawa Timur, khususnya Surabaya, dapat semakin tumbuh. (Guruh Dimas Nugraha)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: