Kampung Maspati Tertawa! Luntas Sajikan Jaka Tarub dalam Pentas Keliling Ludruk Merdeka

Kampung Maspati Tertawa! Luntas Sajikan Jaka Tarub dalam Pentas Keliling Ludruk Merdeka

Aksi Robets Bayoned dan Ipul Bayoned dalam pementasan "Jaka Tarub", di Kampung Lawas Maspati Surabaya.-Ahmad Rijaluddin-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - The Luntas Indonesia, komunitas ludruk anak muda Surabaya, menggelar ludruk Merdeka. Yakni pementasan ludruk keliling sembilan kampung di Surabaya. Titik pertama adalah Kampung Lawas Maspati. Mereka menyajikan lakon Jaka Tarub.

Ludruk Merdeka merupakan acara nguri-uri seni tradisi, menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Robets Bayoned, koordinator sekaligus pendiri Luntas, menyebut bahwa mereka akan membawa pementasan ludruk ke tengah-tengah masyarakat.

"Sehingga orang tahu bahwa ludruk masih ada. Ludruk di Surabaya belum mati. Kami bisa eksis, karena ludruk kami melayani zaman. Bukan ludruk yang anti dengan perkembangan zaman," katanya. 

BACA JUGA : The Luntas Indonesia adaptasi Naskah Kartolo CS: Warung Kintel

BACA JUGA : Super-Banyol, Grup Ludruk Luntas Hibur Tamu Ulang Tahun Harian Disway

Dalam pementasan Jaka Tarub, Robets dan kawan-kawan pun memanfaatkan perangkat teknologi. Seperti MP3 dari smartphone dan berbagai sound digital. Robets sebagai sutradara pun melakukan variasi dalam pengadeganan. Seperti memasukkan tokoh Yuyu Kangkang dalam cerita Jaka Tarub.

Yuyu Kangkang itu diperankan Setyawan "Pentil". "Ceritanya saat Dewi Nawang Wulan mandi, dia mandi di sungai yang menjadi daerah kekuasaan saya," ujar Pentil. Tokoh Yuyu Kangkang pun dikalahkan oleh tokoh bernama Sutinem yang diperankan Ning Naya. Dia berperan sebagai penjual depot seafood kepiting asam manis. 

Ning Naya memukul kepala Yuyu Kangkang dengan sebilah sutil. Yuyu Kangkang pun terkapar. "Lumayan iki rek, isok dadi pirang-pirang porsi (Lumayan, ini bisa jadi beberapa porsi, Red)," ujarnya.

Sebelumnya, Robets dan rekannya, Ipul Bayoned, mengocok perut penonton. Mereka saling bercerita soal kisah kepahlawanan kakek dan nenek masing-masing.


Harian Disway menjadi media partner dalam pementasan Jaka Tarub, karya Luntas di Kampung Lawas Maspati-Ahmad Rijaluddin-

"Dadi mbahku biyen sing nyuwek bendera merah-putih-biru nang Hotel Yamato. Wonge isok munggah. Maringono kreeek, suwek!" kata Robets. Ia mengatakan bahwa kakeknya berhasil naik ke atas Hotel Yamato dan melakukan perobekan.

"Sing disuwek genderone londo, yo?" tanya Ipul. Ia bertanya, apakah kakek Robets di atas Hotel Yamato berhasil merobek bendera.

"Duduk. Sing disuwek katokke kancane (Bukan, yang disobek celana temannya, Red)," jawab Robets. Sontak, itu mengundang tawa dari ratusan penonton yang hadir.

Suyatno, Ketua RW 6 Kampung Lawas Maspati, sebagai tuan rumah acara, menyambut baik gelaran Ludruk Merdeka. "Ini momen positif untuk mengenalkan warga pada pertunjukan ludruk. Tentu kami sangat gembira bahwa seni tradisi tersebut masih ada yang melestarikan. Apalagi penampilan Luntas sangat menghibur," ujarnya.

Setelah dari Kampung Lawas Maspati, Robets dan kawan-kawan masih akan singgah di 8 kampung lain. Dalam gelaran mendatang, mereka akan menghadirkan dua artis Bollywood: Rohit Suchanti dan Aishwarya Khare. Tepatnya pada 27 Agustus 2023 di Kampung Petemon, Surabaya. (Guruh Dimas Nugraha)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: