Kalah Lagi Setelah Duel Sengit dengan Akane Yamaguchi, Ini Pelajaran yang Didapat Gregoria Mariska di Hongkong Open 2023

Kalah Lagi Setelah Duel Sengit dengan Akane Yamaguchi, Ini Pelajaran yang Didapat Gregoria Mariska di Hongkong Open 2023

KALAH setelah laga sengit lawan Akane Yamaguchi, ini pelajaran yang didapat Gregoria Mariska Tunjung di Hongkong Open 2023.-PP PBSI-

HARIAN DISWAY - Akane Yamaguchi kembali menjadi batu sandungan buat Gregoria Mariska Tunjung di sebuah turnamen.

Kali ini, di semifinal Hongkong Open 2023, Gregoria kembali menyerah kepada bintang tunggal putri Jepang itu dalam pertempuran rubber game yang dramatis. Setelah pertandingan alot selama 64 menit, Gregoria akhirnya menyerah 17-21, 25-23, 18-21.

Secara tersirat, Gregoria mengisyaratkan bahwa cedera lutut masih mengganggu penampilan dia. Namun, tunggal putri nomor satu Indonesia itu sudah berkomitmen untuk terjun di Hongkong Open 2023. Maka, dia tetap berusaha tampil maksimal.

BACA JUGA: Jumpa Akane Lagi di Semifinal Hongkong Open 2023, Gregoria Mariska Tunjung Berbekal Motivasi Tinggi

So, meskipun kalah, ini adalah hasil dari upaya terbaiknya. Dan Gregoria tidak menyesali kekalahan ke-13 dari 17 pertemuan dengan Akane ini. ''Saya berpikir, di periode Race to Olympics ini penting juga setiap poin di setiap turnamen yang saya ikuti,'' ucap dia.

Gregoria sejatinya mengawali pertandingan dengan sangat sempurna. Dia bermain simpel dan taktis. Dalam waktu singkat, dia unggul 8-4 atas Akane. Lalu mencapai interval lebih dulu.


KALAH setelah laga sengit lawan Akane Yamaguchi, ini pelajaran yang didapat Gregoria Mariska Tunjung di Hongkong Open 2023.-PP PBSI-

Sayang, setelah interval, dia tampak terkejut dengan perubahan pola permainan Akane. Pemain 26 tahun itu jadi lebih agresif. Gregoria balik tertekan.

BACA JUGA: Gregoria Mariska Tunjung Menantang Carolina Marin di Perempat Final Hongkong Open 2023

Setelah unggul 15-11, Gregoria terhenti. Hingga akhirnya Akane menyamakan kedudukan jadi 15-15.  Dan dengan cepat balik tertinggal. Dia tidak bisa keluar dari situasi itu.

''Saya sudah unggul empat poin. Tapi tidak bisa memanfaatkannya dengan baik,'' keluh Gregoria.

''Ditambah saya terlalu lama fokus memikirkan lawan sedang mengejar. Padahal harusnya fokus saya adalah bagaimana untuk dapat poin lagi ketika lawan juga dapat poin,'' sesal dia.

BACA JUGA: Bukan Cedera Lutut, Ini Penyebab Gregoria Mariska Tunjung Kalah di Babak Pertama China Open 2023

Gregoria bekerja sangat keras hingga bisa mengalahkan Akane 25-23 di game kedua. Harapan pun melambung kembali. Apalagi, di game penentuan itu, mereka tidak saling mendominasi. Keduanya sama kuat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pp pbsi