68 Guru Indonesia Perdalam Pembelajaran STEM di National Institute Education Singapura

68 Guru Indonesia Perdalam Pembelajaran STEM di National Institute Education Singapura

Suasana pelatihan TF STEM yang mempelajari dan menambah pengetahuan mengenai pengintegrasian teknologi dalam pengajaran STEM, workshop coding, dan data komputasi. -Igak-

Ditambahkan Satrya, pelatihan juga dimaksudkan untuk mendukung program peningkatan kualitas STEM pada murid sekolah di Indonesia. Untuk itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) dan Kihajar (Kita Harus Belajar (Kihajar).

Keduanya dilaksanakan pada Juni 2023 yang diikuti oleh lebih dari 29 ribu guru dari berbagai jenjang di seluruh wilayah Indonesia. ”Pendaftar Kihajar STEM pada 2022 tercatata sebanyak 9.585 tim dari 2.386 sekolah. Sebanyak 60 persen sekolah di antaranya telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka,” tandas Satrya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: