Remaja 17 Tahun Jual Teman Sebaya di Media Sosial

Remaja 17 Tahun Jual Teman Sebaya di Media Sosial

Ipda Yoga menunjukan grup FB yang jadi sarana IP menjual teman sebayanya.-Pace Morris-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Di era digital ini, modus kejahatan mengalami banyak perubahan. Para pelaku terutama Gen Z memanfaatkan media sosial dalam melancarkan aksinya.

Polisi pun mau tidak mau mengikuti zaman. Patroli tidak hanya dilakukan di dunia nyata tapi juga di dunia maya. Patroli siber namanya.

Seperti yang dilakukan oleh unit V Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Dari hasil operasi siber mereka mengungkap bisnis prostitusi online.

Bisnis perdagangan manusia itu dijalani oleh IP, 17, warga Wonokromo. Masih sangat muda untuk jadi seorang germo.

BACA JUGA:Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tahan Ayah Tiri Cabul

BACA JUGA:Jumat Curhat, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bagi Sembako

Dua gadis yang dijualnya tidak kalah muda. Keduanya masih berusia 16 tahun. Mereka adalah HM dan CH. Yang satu dari Surabaya. Satunya lagi dari kota udang Sidoarjo. 

Dua korban itu adalah teman IP. Mereka ditawarkan kepada pria hidung belang melalui media sosial facebook dan grup telegram.

“Tersangka menjual teman sebayanya itu seharga Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Tergantung tamunya,” ungkap Kanit PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Yoga Prihandono, Selasa, 31 Oktober 2023.

Dari pengakuan IP, ia sudah dua kali berhasil menjual HM dan CM. Hasil dari menjual dua temannya, digunakan IP untuk foya-foya. “Alasannya karena untuk memenuhi lifestyle-nya aja. Dia pakai untuk traktir-traktir teman-temannya juga,” pungkas Yoga. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: