Investasi Surabaya Masih Terjaga, Tahun Ini Proses Perizinan Dipercepat

Investasi Surabaya Masih Terjaga, Tahun Ini Proses Perizinan Dipercepat

Investasi Surabaya cukup tinggi pada 2023. Tampak gedung dan perkantoran di pusat Kota Surabaya.-Boy Slamet-Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Kota Surabaya menutup 2023 dengan baik. Salah satunya, nilai investasi yang terus terjaga. Diperkirakan masih di angka lebih dari Rp 30 triliun.

Tentu, itu cukup realistis. Mengingat capaian investasi hingga triwulan III tercatat tembus Rp 17,230 triliun. Masih tertinggi di Jawa Timur. Bahkan hingga November sudah di angka Rp 25,15 triliun.

Sebetulnya, Pemkot Surabaya menargetkan investasi mencapai Rp 37 triliun. Sebab, pada 2022, nilai investasi mencapai Rp 34,9 triliun. Ditopang oleh ribuan proyek. Baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) Non-UMK dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Non-UMK.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi belum menargetkan angka investasi pada tahun ini. Tetapi, upaya menggaet investor terus digalakkan. Berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan sejumlah asosiasi pengusaha.

BACA JUGA : Tak Melulu Soal Cuan, Arek Suroboyo Hadapi Tantangan Investasi Bodong dan Judi Online

“Surabaya masih menjadi pemimpin investasi di Jawa Timur,” ujar mantan kepala Bappeko itu, Senin, 1 Januari 2024. Dengan sektor gudang dan telekomunikasi menjadi penyumbang terbesar. Juga perdagangan dan reparasi serta bidang usaha lainnya tetap berkontribusi signifikan.

Eri sudah mengevaluasi tahap investasi sepanjang 2023. Salah satu yang menjadi fokus perbaikan adalah soal perizinan. Yang masih lamban dan membebani para investor.

Maka, Eri ingin perizinan bisa dipercepat lagi tahun ini. Sistem perizinan bakal diubah agar lebih efektif dan efisien. Yakni dengan menyerahkan semua urusan perizinan ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya.

Dengan begitu, akan memberikan kemudahan bagi para investor. Bagi Eri, kemudahan perizinan inilah yang akan menjadi kunci untuk menarik lebih banyak investor menanamkan modalnya ke Surabaya.

“Maka pemerintah juga harus hadir untuk mendukungnya,” tegas Eri Cahyadi. Tentu juga tak pandang bulu. Baik untuk investor dalam negeri maupun luar negeri. Semua harus diberi kemudahan.


Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (kanan) memamerkan capaian investasi Kota Pahlawan dalam sesi Talkshow RBXperience di Bali pada 5 Desember 2023.-Dokumentasi Kemenpan RI-

Selain itu, pemkot juga harus bisa memberi kepastian waktu dan syarat bagi semua investor. Agar mereka juga tak terkesan “digantung”. Eri pun bakal menghapus syarat-syarat yang tak terlalu diperlukan.

Hal-hal yang sifatnya administratif dan membebani akan dikurangi. Sebaliknya, pengawasan juga harus diperkuat. “Setelah izin keluar, baru pengawasannya diperkuat. Jadi bukan persyaratannya banyak, tapi pengawasan tidak dilakukan,” tegasnya.

Mulai tahun ini, pengurusan perizinan lewat satu pintu DPMPTSP Surabaya. Sehingga tidak ada lagi proses perizinan yang dilakukan di masing-masing Perangkat Daerah (PD).

Selain soal investasi, Eri mengevaluasi pelayanan publik. Ia meminta seluruh kepala OPD lebih fokus mengevaluasi pelayanan publik. Supaya lebih efisien dan lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: