Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia

Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia

Neuralink, perusahaan neuroteknologi milik Elon Musk, mengklaim bahwa mereka telah berhasil menanamkan chip di otak manusia. -People-

HARIAN DISWAY - Neuralink, perusahaan neuroteknologi milik Elon Musk, mengklaim bahwa mereka telah berhasil menanamkan chip di otak manusia. Sasaran uji coba adalah seorang pasien di sebuah rumah sakit, dan percobaan itu sukses. Pasien itu dapat sembuh.

Chip berukuran kecil ditanamkan pada otak manusia untuk pertama kali, pada Minggu, 28 Januari 2023. Elon Musk, pengusaha teknologi berusia 52 tahun, pemilik Neuralink, berbagi di X (Twitter).

BACA JUGA: Pertama Kali! Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia

Bahwa seorang pasien yang tidak disebutkan namanya sedang dalam proses pemulihan dengan cukup baik. Itu terjadi setelah pasien tersebut menerima implan chip pada otaknya.

“Hasil awal menunjukkan deteksi lonjakan neuron yang menjanjikan,” kata Musk, yang mendirikan perusahaan tersebut pada 2016. Musk tidak memberikan informasi tambahan apa pun mengenai kondisi pasien atau prosedurnya. 

Dilansir Wall Street Journal, implan chip berukuran seperempat itu memiliki lusinan elektroda kecil seperti benang. Elektroda kemudian ditanamkan ke dalam otak dan menyampaikan sinyal listrik dari neuron. Reuters melaporkan, chip tersebut ditempatkan di wilayah otak yang mengontrol niat untuk bergerak.

Musk berbagi di X pada Senin, 29 Januari, bahwa perusahaan startup ilmu otak itu sedang berupaya menciptakan produk pertamanya. Diberi nama “Telepathy”. Padahal, Musk sebelumnya mengumumkan bahwa implan otak Neuralink akan diberi nama "Link". 

Musk tidak mengonfirmasi apakah kedua produk itu adalah produk yang berbeda atau apakah “Telepathy” adalah nama baru untuk implan otak.

Dalam unggahan selanjutnya di X, Musk mengungkapkan bahwa produk tersebut akan memungkinkan manusia memiliki kemampuan untuk mengontrol ponsel dan komputer hanya dengan berpikir.

BACA JUGA: Tak Ingin Kehilangan Sponsor Israel, Elon Musk Putuskan Tarik Dukungan Untuk Palestina

“Pengguna awal adalah mereka yang kehilangan fungsi anggota tubuhnya,” jelas Musk. Kemudian ia mencontohkan ilmuwan Stephen Hawking yang hidup dalam kondisi cacat. "Bayangkan jika Hawking bisa berkomunikasi lebih cepat daripada juru ketik atau juru lelang. Itulah tujuannya,” tambahnya. 

CNBC melansir, Musk mengonfirmasi pada tahun 2022 bahwa dia juga akan menerima implan Neuralink untuk dirinya sendiri. Masih menurut CNBC, prosedur implan itu mengikuti prosedur yang dilakukan pesaing Neuralink pada Juni 2023, Precision Neuroscience. 

Neuralink memperoleh persetujuan dari Food and Drug Administration untuk penelitian pada manusia pada Mei 2023, lapor CNBC. Neuralink kemudian mulai merekrut peserta pada bulan September.

Sejak berdirinya Neuralink pada 2016, perusahaan tersebut menghadapi tuduhan melanggar Undang-Undang Kesejahteraan Hewan. Namun, pada Desember 2022, Reuters melaporkan Departemen Pertanian tidak menemukan pelanggaran apa pun selain insiden yang dilaporkan sendiri pada 2019. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: