Kodim Gresik Beri Trauma Healing Pasca Gempa Bumi di Pulau Bawean

Kodim Gresik Beri Trauma Healing Pasca Gempa Bumi  di Pulau Bawean

Serka (K) Izza Elmy Babinsa dari Kodim 0817/Gresik yang bermain dengan anak-anak korban gempa di Bawean. -Pendim 0817/Gresik-

GRESIK, HARIAN DISWAY - Serka (K) Izza Elmy Babinsa adalah perempuan satu-satunya dari Kodim 0817/Gresik yang terjun langsung ke lokasi membantu pemulihan pasca gempa. Mereka melakukan kegiatan trauma healing kepada anak-anak korban yang tertimpa bencana gempa di pulau Bawean, Selasa, 2 April 2024.

Sudah lebih dari sepekan bencana gempa bumi melanda Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Hingga kini gempa susulan masih sering terjadi meskipun dengan skala kecil. Kejadian tersebut membuat masyarakat Bawean terus mengingat kejadian bencana sehingga trauma untuk kembali lagi ke rumah mereka.

Bantuan kepedulian terhadap bencana gempa Bawean hingga sekarang banyak berdatangan. Mulai sembako hingga kebutuhan pokok yang mendesak. Termasuk bantuan pemulihan trauma masyarakat yang biasa disebut dengan trauma healing.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, S.Sos. menjelaskan, sejak kejadian gempa, pihaknya sudah bergerak cepat akan tanggap bencana dengan mengirimkan personel Kodim 0817/Gresik menuju ke lokasi untuk membantu dalam penanganan bencana.

BACA JUGA:Gempa Susulan Masih Hantui Warga Pulau Bawean Gresik

BACA JUGA:Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Bawean Akan Dibangun Kembali oleh Pemerintah

"Dari mulai memberikan bantuan serta pendistribusiannya kami berupaya bergerak cepat dalam penanganannya. Selain itu juga melakukan trauma healing untuk bantuan pemulihan trauma pada masyarakat di pulau Bawean," jelasnya.


Personel Kodim 0817/Gresik membagikan mainan dan makanan kepada anak korban gempa di Bawean yang tinggal di tenda pengungsian.-Pendim 0817/Gresik-

Untuk saat ini, trauma healing kegiatan yang banyak dilakukan oleh relawan. Trauma healing adalah proses pemberian bantuan berupa penyembuhan untuk mengatasi gangguan psikologis seperti kecemasan, panik, dan gangguan lainnya karena lemahnya ketahanan fungsi mental yang dimiliki.

Saat di lokasi, Babinsa Serka (K) Izza Elmy mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI-AD terhadap bencana yang menimpa masyarakat Bawean. “Kami bersama rekan relawan memberikan hiburan kepada masyarakat setempat, khususnya anak-anak agar trauma pasca bencana bisa terobati. Kami memberikan hiburan melalui serangkaian kegiatan yang menyenangkan. Seperti permainan edukasi, bernyanyi, cerita dongeng, dan hal-hal yang bisa membuat anak melupakan bencana," ujarnya. (*)

 

Sumber: