PMK Turun Drastis dari 2.412 Jadi 182 Kasus, Pasar Ternak Mulai Beroperasi Kembali

PETUGAS Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya memeriksaan kesehatan hewan ternak di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, 13 Juli 2022.-Julian Romadhon-Harian Disway-
Kabar baik juga datang dari Provinsi Aceh yang telah berhasil mengendalikan PMK. Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, mengonfirmasi bahwa sudah tidak adanya laporan kejadian baru selama tiga minggu terakhir. Keberhasilan ini tidak lepas dari vaksinasi yang masif dan pengawasan ketat terhadap pergerakan ternak.
Tak berbeda jauh, kasus PMK Di Jawa Tengah juga terus menurun. Tetapi pemerintah tetap mengingatkan peternak agar tidak lengah. Di Boyolali, tren kasus menunjukkan penurunan, dengan vaksinasi terus digalakkan untuk memastikan perlindungan ternak.
BACA JUGA:Virus PMK Terus Menyebar di Jatim, Infeksi 350 Ekor Ternak per Hari
Sedangkan di Blora, pasar hewan kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup akibat lonjakan kasus.
Sementara itu, di Sragen, meskipun kasus menurun, pasar hewan setempat masih belum diizinkan beroperasi.
”Peternak harus tetap menjalankan protokol pencegahan,” kata Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Hariyanta Nugraha.
Pasar Hewan Imogiri Bantul, DI Yogyakarta, kembali beroperasi setelah sempat ditutup akibat lonjakan kasus.
”Kami membuka pasar kembali karena kasus PMK sudah melandai,” ujar Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul Imawan Eko Handriyanto.
Direktur Kesehatan Hewan Kementan Imron Suandy meminta pemerintah daerah untuk terus menekan jumlah kasus. Pihaknya juga akan mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah swasta.
”Kolaborasi ini untuk pengadaan dan operasionalisasi vaksin sebagai bentuk tanggung jawab bersama pengendalian dan penanggulangan PMK,” ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: