Inilah Modus-Modus Pengedaran Narkoba

Ilustrasi narkoba.--
HARIAN DISWAY - Banyak sekali modus-modus yang dilakukan oleh pengedar atau pelaku penyalahgunaan narkoba. Baik untuk mengedarkan maupun untuk menyelundupkan narkoba ke dalam lapas. Salah satu yang terbaru adalah menggunakan sandal untuk menyelundupkan pengunjung lapas untuk memberikan barang terlarang kepada warga binaan Aatau narapidana. Berbagai modus operandi digunakan oleh pelaku untuk menyelundupkan barang-barang ilegal, seperti narkotika, senjata, dan barang terlarang lainnya. Berikut beberapa modus yang digunakan pengunjung lapas
1. Melalui Pengunjung
Modus yang paling umum atau sering ditemukan dalam penyelunduoan barang yakni melalui pengunjung. Dengan menjenguk narapidana, pelaku bisa saja menyelundupkan barang melalui barang bawaan yang sudah terlebih dahulu dimodifikasi seperti makanan dan minuman. Pelaku akan menyimpan barang terlarang dalam kemasan tersebut.
2. Menggunakan Kurir
Kurir memang tidak memiliki hubungan langsung dengan narapidana, tetapi ia dibayar untuk membawakan barang terlarang dalam lapas. Dengan modus menyamar sebagai pembezuk.
3. Memodifikasi barang
Pelaku atau pengunjung akan memodifikasi barang agar tidak diketahui oleh petugas. Modus ini sering lolos dari petugas karena barang-barang yang dimodifikasi tampak biasa saja seperti pakaian, sabun cair, mie instan, bungkus rokok, dan perlengkapan pribadi lainnya.
BACA JUGA:Waspadai Penipuan Berbasis Online, Modus Jual Pulsa
BACA JUGA:Polresta Malang Bekuk Komplotan Pencuri Modus Gembosi Ban Nasabah Bank
4. Melalui pos
Tak banyak yang menggunakan modus ini. Namun, masih ada beberapa pengedar yang seringkali menggunakan jasa pengiriman paket. Barang-barang ini bisa disembunyikan dan sulit diidentifikasi oleh petugas.
5. Melemparkan dari luar lapas
Modus ini cukup mudah dilakukan oleh pelaku. Ia tidak perlu masuk ke dalam lapas dan tidak akan diketahui oleh para petugas. Dengan cara melemparkan barang terlarang dari luar bilik lapas dan tidak memerlukan pemeriksaan.
6. Teknologi dan Inovasi
Di zaman sekarang, teknologi dan inovasi sudah sangat canggih. Pelaku akan memanfaatkan hal ini untuk mengirimkan barang terlarang ke dalam lapas seperti drone. Modus ini jarang dilakukan oleh para pelaku.
7. Korupsi Petugas Lapas
Penyebab Utama bisa saja berasal dari petugas lapas itu sendiri. Beberapa petugas akan menerima suap dari narapidana untuk membiarkan barang terlarang masuk dengan bebas ke dalam lapas tanpa adanya pemeriksaan. (*)
*) Mahasiswa Magang Jurusan Sastra Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: