Friendship Breakup: Kenapa Putus dari Sahabat Bisa Lebih Menyakitkan daripada Putus Cinta?

Friendship Breakup: Kenapa Putus dari Sahabat Bisa Lebih Menyakitkan daripada Putus Cinta?

perpisahan dengan teman kadang menjadi momen yang membingungkan sekaligus menyakitkan. --iStock

HARIAN DISWAY - Ketika membicarakan perpisahan, banyak orang langsung teringat pada putus cinta. Namun, ada satu bentuk perpisahan yang sering kali lebih menyakitkan dan jarang dibicarakan: putus dari sahabat.

Friendship breakup bisa meninggalkan luka mendalam. Bahkan lebih dari kehilangan pasangan romantis. Mengapa demikian? Berikut beberapa alasannya.

1. Sahabat adalah Orang yang Paling Mengerti Kita

Sahabat sering kali menjadi tempat berbagi cerita, rahasia, dan emosi terdalam. Mereka telah melihat kita dalam berbagai fase kehidupan. Baik saat bahagia, terpuruk, maupun bingung menentukan arah.

BACA JUGA:7 Tanda Red Flag dalam Pertemanan

Ketika hubungan itu berakhir, kehilangan sosok yang begitu memahami kita bisa terasa seperti kehilangan sebagian diri sendiri. Tidak jarang, sahabat menjadi seperti keluarga kedua yang kehadirannya selalu kita andalkan.

2. Tidak Ada ‘Aturan’ dalam Friendship Breakup

Dalam hubungan romantis, ada norma sosial yang mengatur bagaimana putus terjadi. Baik itu melalui pembicaraan langsung atau bahkan ghosting. Namun, dalam pertemanan, tidak ada pedoman yang jelas.

BACA JUGA:Hadapi Penolakan Hollywood Reese Witherspoon Punya Resep Jitu: Edit Pertemanan

Terkadang hubungan merenggang secara perlahan tanpa ada kejelasan. Membuat seseorang bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Hal ini dapat menimbulkan rasa frustrasi dan kebingungan. Karena tidak ada closure yang bisa membantu dalam proses move on


Saat menjauh dari teman, diri cenderung menyembunyikan rasa sedih akibat kehilangan karena takut dianggap berlebihan. --iStock

3. Kurangnya Validasi Emosional

Ketika seseorang putus cinta, ada banyak dukungan emosional yang tersedia. Baik dari teman, keluarga, hingga budaya populer yang penuh dengan lagu dan film tentang patah hati. Sebaliknya, putus dari sahabat jarang mendapatkan pengakuan yang sama.

BACA JUGA:Mengenal Love Language Reciprocity dalam Membentuk Hubungan Sehat

Orang-orang mungkin menganggapnya sebagai hal biasa. Padahal rasa kehilangan yang dirasakan bisa sangat besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: