Guru Silat di Wonogiri Cabuli Murid

Guru Silat di Wonogiri Cabuli Murid

Tampang guru silat yang cabuli tujuh muridnya di Mapolres Wonogiri-Foto Istimewa-

HARIAN DISWAY - Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku tindak asusila yang dilakukan oleh seorang guru pencak silat berinisial S, 56 di Purwantoro, Wonogiri kepada tujuh murid perempuannya. 

Anom mengungkapkan kasus ini dapat terungkap karena para korban merasa tidak nyaman dan melaporkan apa yang dialaminya kepada orang tua mereka. Orang tua korban yang akhirnya melaporkan kejadian ini ke Kapolres Wonogiri. 

"Setidaknya sudah ada tujuh orang yang melapor sebagai korban. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan," ujar Anom pada Jumat, 4 April 2025. 

Tujuh korban adalah A, 17, DP, 17, AF, 16, GP, 15, EM, 15, GA, 17, dan D, 16 yang semuanya merupakan warga Purwantoro. 

BACA JUGA:Bejat! Remaja 19 Tahun Cabuli Anak SD

BACA JUGA:Siswi Dicabuli Empat Siswa di Rembang, Jateng

Berdasarkan keterangan dari tujuh korban, modus yang digunakan oleh tersangka adalah memberikan penawaran bantuan jika ada yang kelelahan atau merasakan sakit setelah mengikuti latihan pencak silat. 

Di saat itulah pelaku melakukan pelecehan dengan memegangi serta meraba-raba buah dada korban.

"Pelaku melakukan hal itu berulang kali pada para korban serta dimungkinkan juga ada siswa lainnya yang juga dilecehkan oleh pelaku," tambah Anom. 

Diketahui aksi itu sudah dilakukan secara berulang oleh pelaku dalam kurun waktu sekitar bulan September 2024 hingga April 2025.

Akibat dari tindakan asusila yang dilakukan oleh tersangka, korban mengalami gangguan psikis. Hal inilah yang mendorong para orang tua korban untuk langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. 

Melalui pemeriksaan saksi-saksi dan keterangan dari para korban serta hasil tesk psikologis dan tes visum polisi langsung mengamankan pelaku. Pelaku ditangkap pada Kamis, 3 April 2025 sekitar pukul 13.00 WIB di Wilayah Kabupaten Ponorogo. 

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Wonogiri untuk menjalani proses hukum. AKP Anom juga mengimbau kepada korban yang mengalami kejadian serupa untuk segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang juga menjadi korban agar melapor kepada kami, kami akan menjamin kerahasiaan identitas korban," tegasnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: