Ditinggal Mudik, 2 Rumah di Bangkalan Dibobol Maling

Ditinggal Mudik, 2 Rumah di Bangkalan Dibobol Maling

ilustrasi pembobolan rumah--Freepik

HARIAN DISWAY – Dua rumah di blok Perumahan Nilam Handoko, Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Madura, menjadi sasaran maling

Aksi pelaku terekam oleh kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bahwa pelaku beraksi seorang diri mengendarai motor curiannya. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban dengan cara menjebol plafon di area kamar tidur dan dapur.

Menurut pernyataan Anwar Musadat selaku pemilik rumah, saat pembobolan tersebut berlangsung, rumah dalam kondisi kosong karena korban bersama keluarga sedang melakukan mudik ke kampung halaman istrinya di Nganjuk, Jawa Timur. 

Korban baru mengetahui kejadian nahas ini setelah diberitahu oleh sang paman. Sekembalinya ke rumah, korban mendapati kondisi rumahnya sudah berantakan. Pakaian berserakan di lantai dan sejumlah barang-barang berada dalam posisi acak-acakan.

Akibat pembobolan tersebut, korban kehilangan satu sepeda motor matic miliknya. Selain itu, pelaku juga berhasil membawa kabur sebuah laptop dan anting emas milik anak korban.

Berdasarkan informasi yang ada, pelaku sempat mengganti pakaianmenggunakan pakaian milik korban. Setelah itu, pelaku keluar dari rumah korban melalui pintu depan. Diduga kuat, pelaku berhasil menemukan dan menggunakan kunci cadangan rumah yang disimpan korban di etalase lemari ruang tamu.

Tidak hanya rumah Anwar yang menjadi korban, rumah lain yang lokasinya persis berada di belakang rumah Anwar juga mengalami pembobolan pada waktu yang bersamaan. 

Menurut kesaksian korban, pelaku diduga masuk ke rumah tetangganya tersebut dengan cara mencongkel pintu. Akibat kejadian itu, tetangga korban kehilangan sejumlah perhiasan emas.

Peristiwa pembobolan yang meresahkan warga Perumahan Nilam Handoko ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Bangkalan. Korban berharap pihak kepolisian dapat segera melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku berdasarkan bukti-bukti yang ada, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi. (*)

*) Mahasiswa MBKM, Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: