Siapkan 4 Zona Parkir Baru Atasi Kemacetan di Jalan Tunjungan

Ratusan kendaraan roda dua parkir di tepi jalan umum Jalan Tunjungan. Aktivitas parkir di TJU itu memicu kemacetan.-Humas Pemkot Surabaya-
Dishub menyiapkan empat zona parkir baru untuk mengurai kemacetan. Beberapa kantong parkir yang bisa digunakan, antara lain, Gedung Siola yang mampu menampung 200 kendaraan roda empat dan 700 roda dua. Kemudian, Tunjungan Electronic Center (TEC) dengan daya tampung 150 R4 dan 200 R2.
Di luar itu, kantong parkir yang disediakan ada di Jalan Tanjung Anom dan Jalan Kenari. Di Jalan Tanjung Anom, misalnya, akan dioptimalkan sebagai zona parkir terkendali. Sedangkan Jalan Kenari bakal difungsikan sebagai alternatif utama jika kondisi Jalan Tunjungan dianggap terlalu padat.
“Kami akan pastikan semua fasilitas ini dimanfaatkan secara maksimal. Tujuannya agar arus lalu lintas di Jalan Tunjungan tetap lancar,” tambah Trio.
Meski saat ini parkir TJU di Jalan Tunjungan masih diperbolehkan secara aturan, namun Dishub Surabaya bersama aparat gabungan akan melakukan analisa lanjutan untuk melihat perlunya pelarangan total atau penataan ketat.
“Masih bisa parkir, tapi nanti kita analisa dulu. Kalau ternyata terbukti ganggu arus lalu lintas, kita akan tata ulang. Secepatnya,” ucap Trio.
BACA JUGA:Eri Cahyadi: Minimarket Boleh Gratiskan Parkir, tapi Wajib Setor 10 Persen ke Pemkot
BACA JUGA:600 Minimarket Ajukan Perizinan Parkir di Surabaya, Aprindo Berharap Proses Dipercepat
Langkah preventif itu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya permasalahan lalu lintas. Sebagai upaya konkret, Dishub Surabaya akan menempatkan petugas secara rutin, terutama pada malam hari dan akhir pekan. Petugas-petugas itu akan mengimbau pengemudi untuk menggunakan kantong parkir yang tersedia.
“Kita stanby-kan personel setiap malam libur dan akhir pekan. Agar tidak ada juru parkir liar atau kendaraan yang seenaknya parkir di bahu jalan,” tutur Trio. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: