Putin Sampaikan Belasungkawa kepada Presiden Prabowo atas Banjir Besar di Sumatera
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa pada rakyat Indonesia melalui Presiden RI Prabowo Subianto -Alexander Nemenov/Pool/AFP-
HARIAN DISWAY - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto atas bencana banjir besar yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan luas di wilayah utara Pulau Sumatera.
Ucapan duka tersebut disampaikan Putin melalui unggahan resmi di media sosial Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia @rusemb_indonesia.
“Yang Terhormat Bapak Presiden, terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya banyak korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara Pulau Sumatra,” tulis Putin. Ia menegaskan bahwa Rusia berduka bersama keluarga korban dan masyarakat yang kehilangan kerabat dalam musibah tersebut.
Putin juga menyampaikan harapan agar wilayah terdampak segera pulih. “Semoga daerah-daerah yang terdampak dapat secepatnya kembali pada kehidupan normal, aman, dan sejahtera,” ujarnya.
BACA JUGA:Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera Berlangsung 24 Jam, Permudah Evakuasi dan Distribusi Bantuan
BACA JUGA:ASDP Tetap Beroperasi di Tengah Cuaca Ekstrem, Mobilitas dan Bantuan Logistik ke Sumatera Terjaga

Foto Udara akses yang terputus akibat banjir di Pidie Jaya, Aceh. Korban tewas akibat banjir Sumatera mencapai 303 orang -BNPB-su
Dalam sepekan terakhir, sejumlah wilayah di Sumatera bagian utara mengalami banjir besar akibat hujan ekstrem yang terjadi hampir tanpa henti. Cuaca buruk memicu meluapnya sungai-sungai utama, merendam ribuan rumah, serta menimbulkan longsor di beberapa titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan korban jiwa, hilangnya sejumlah warga, dan kerusakan signifikan pada fasilitas umum seperti jembatan, jalan, sekolah, serta jaringan listrik.
Ribuan penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang lebih aman, sementara akses logistik ke beberapa kecamatan sempat terputus karena jalan terendam dan tertimbun material longsor. Pemerintah pusat telah mengerahkan tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan untuk membantu evakuasi serta distribusi bantuan darurat.
Kondisi hujan yang terus menerus dipicu oleh anomali cuaca, termasuk kehadiran Siklon Tropis Senyar yang sebelumnya berada di sekat Selat Malaka. Operasi modifikasi cuaca (OMC) juga sedang digelar untuk mengurangi potensi hujan susulan dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: