ASDP Tetap Beroperasi di Tengah Cuaca Ekstrem, Mobilitas dan Bantuan Logistik ke Sumatera Terjaga
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadi salah satu simpul yang memastikan mobilitas tetap hidup-Dok.Istimewa-
JAKARTA, HARIAN DISWAY — Cuaca ekstrem kembali menguji ketangguhan masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hujan deras yang turun nyaris tanpa jeda mengakibatkan bencana.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadi salah satu simpul yang memastikan mobilitas tetap hidup. Baik untuk jalur penumpang, maupun akses untuk mendistribusikan bantuan untuk percepatan pemulihan.
“ASDP bukan sekadar operator penyeberangan. Di situasi seperti ini, kami bagian dari upaya kemanusiaan,” ujar Direktur Operasional dan Transformasi ASDP Rio Lasse, Sabtu, 29 November 2025.
Ia menegaskan bahwa protokol darurat sudah aktif di seluruh cabang dan keselamatan menjadi prioritas tertinggi. Dampak cuaca ekstrem paling terasa di Sumatera Utara.
BACA JUGA:Hadapi Cuaca Ekstrem, ASDP Prioritaskan Keselamatan Penumpang

Kementerian Perhubungan juga memantau situasi dan memastikan semua jalur transportasi bekerja mendukung penanganan bencana-Dok.Istimewa-
Akses menuju pelabuhan Sibolga tertutup hingga lebih dari 7 kilometer akibat longsor dan jembatan putus. Setidaknya ada 20 titik kerusakan lain yang memutus jalur darat.
Namun berbeda dengan wilayah pesisir, penyeberangan di kawasan Danau Toba masih berjalan normal. Ajibata, Ambarita, dan Balige tetap melayani penumpang dan distribusi kebutuhan dasar.
Di Aceh, gangguan listrik dan jaringan digital sempat menghentikan sistem tiket daring. ASDP kembali membuka tiket manual agar masyarakat tetap bisa menyeberang.
Di Singkil, situasinya lebih mendesak. Longsor di Rimo membuat kapal menjadi satu-satunya moda evakuasi.
BACA JUGA:Mudik Lebih Hemat! ASDP Hapus Tarif Ekspres dan Beri Diskon Tiket Kapal hingga 36%
BACA JUGA:Sistem 97S Berevolusi Menjadi Siklon Tropis FINA, Wilayah Indonesia Timur Waspada Cuaca Esktrem
KMP Teluk Sinabang dan KMP Aceh Hebat 3 kini disiagakan penuh untuk membawa warga, karyawan, dan bantuan ke Pulau Banyak dan Pulau Sinabang.
Kantor pusat ASDP mengirim telepon satelit ke empat titik. Yakni Danau Toba, Singkil, Banda Aceh, dan Padang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: