Sosok Tersangka Pembunuh Sekeluarga di Nganjuk: Hati-Hati Love Bombing
Ilustrasi pembunuhan-Dok Andrew Tito-
Cinta berakhir petaka. Karyawan swasta Danang Susilo, 30, membunuh keluarga polisi di kamar kos Jalan Monginsidi, Nganjuk, Selasa, 25 November 2025. Para korban, ibu, Elvi Nurhayati, 41, serta dua anaknya, Elinda Jelsa Ika Eldianti, 22, dan Elsa Dwi Intan Meylani, 18. Elvi dan Elinda meninggal, Elsa luka parah.
MOTIF sakit hati karena cinta dibenarkan Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, November 2025.
Sukaca: ”Pelaku mengakui sakit hati karena korban (satu di antara dua anak cewek Elvi) selingkuh. Kemudian, pelaku membunuh. Korban Elvi, ditusuk perut dua kali, leher belakang empat kali. Korban Elinda ditusuk perut dua kali, leher belakang tiga kali. Elsa ditusuk enam belas kali di perut dan punggung belakang.”
BACA JUGA:Kejam, Pembantaian Keluarga Polisi di Nganjuk: Korban Pura-Pura Mati
BACA JUGA:Cara Tersangka Pembunuh di Cisarua Tutupi Jejak: Kirim WA Info Palsu
Total tusukan dengan pisau dapur 27 kali terhadap tiga korban. Setelah para korban terkapar, rumah kos itu dibakar. Suatu tindakan brutal. Apalagi, pisau dapur senjata pembunuhan sudah dibawa pelaku dari rumah.
Hasil penyidikan, pisau itu dibeli tersangka di Pasar Warujayeng, Nganjuk, Jumat, 21 November 2025. Atau, empat hari sebelum pembunuhan. Ada kemungkinan sudah direncanakan.
Beruntung, api bisa dipadamkan para tetangga. Meski, kejadian pada tengah malam, Selasa, 25 November 2025, sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, sebagian perabotan rumah terbakar. Api juga menjilat para korban. Tujuan tersangka jelas, yakni menghilangkan jejak.
BACA JUGA:Pejudi Online Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari: Merencanakan Dua Hari
BACA JUGA:Tiga Trik Tersangka Pembunuh Dosen Cantik di Jambi Sembunyikan Perbuatannya: Pakai Wig Gondrong
Elvi dan Elinda dimakamkan di desa asal mereka, di pemakaman kawasan Purwoasri, Kediri, Kamis, 28 November 2025. Sementara itu, Elsa masih dirawat di RS Bhayangkara, Nganjuk.
Kepala keluarga korban, Aipda Iswandi, anggota Polres Nganjuk yang ditempatkan di Polsek Kertosono, tampak sangat terpukul ketika mengantar anak-istrinya ke pemakaman. Ia digandeng warga, diiringi polisi anggota Polres Nganjuk yang melayat.
Saksi Meilysa Putri, 27, tetangga yang tinggal persis di sebelah kamar kos korban, adalah saksi pertama yang melihat tersangka Danang keluar dari kamar kos korban.
BACA JUGA:Pembunuh dengan Skizofrenia Paranoid Bebas Hukum: Bahaya Laten Itu Meledak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: