Howqua River Lodge, Hunian Off-Grid Mewah di Victorian Alps dengan Interior Kayu Spotted Gum

Howqua River Lodge, Hunian Off-Grid Mewah di Victorian Alps dengan Interior Kayu Spotted Gum

Howqua River Lodge dirancang sebagai tiga paviliun yang terhubung dengan dinding bata pucat yang artistik dan alami.-Rob Mills Architecture & Interiors-Dezeen.com

HARIAN DISWAY - Studio arsitektur asal Australia, Rob Mills Architecture & Interiors (RMA), merampungkan proyek hunian terbaru mereka, Howqua River Lodge.

Itu merupakan sebuah rumah off-grid yang berlokasi di pegunungan Victorian Alps, tepatnya di lembah Howqua Valley.

Selain menawarkan kemandirian energi, rumah itu juga menampilkan interior berlapis kayu spotted gum yang hangat dan elegan.

Hunian tersebut dibangun di atas lahan yang memiliki nilai historis bagi keluarga sang pendiri studio, Rob Mills.

BACA JUGA:7 Inspirasi Fasad Rumah Minimalis Modern 2025 untuk Hunian Tampil Estetik

BACA JUGA:8 Referensi Desain Kamar Tidur Bernuansa Horor dari Berbagai Negara

Ayah Mills pernah bekerja untuk Howqua Valley Forest Commission dan membeli sebidang tanah di kawasan tersebut.


Ruang tamu Howqua River Lodge dilapisi dengan papan kayu pohon gum berbintik gelap.-Rob Mills Architecture & Interiors-Dezeen.com

Keterikatan emosional itu kemudian menjadi inspirasi utama dalam pembangunan lodge yang disebut Mills. Sebagai “proyek penuh passion selama bertahun-tahun”.

“Howqua River Lodge adalah tempat untuk berlibur, menenangkan diri, kembali terhubung dengan alam, melarikan diri sejenak, dan berpetualang,” ujar Mills, dilansir Dezeen.

Ia menambahkan bahwa penggunaan kayu spotted gum dengan nada bumi dan tekstur alami dirancang agar lanskap sekitarnya tetap menjadi pusat perhatian.

BACA JUGA:Ragam Desain Ruang Keluarga Berplafon Tinggi dari Berbagai Belahan Dunia

BACA JUGA:The Cornwall Retreat, Hunian Bernuansa Lumbung yang Menyatu dengan Lanskap Pesisir Inggris

Desain Tiga Paviliun Paralel yang Menyatu dengan Alam

Bangunan lodge itu disusun dalam tiga paviliun yang saling terhubung, menurun mengikuti kontur tanah. Dindingnya menggunakan bata berwarna pucat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dezeen.com