Perpres 113 Tahun 2025 Bikin Industri Pupuk Makin Efisien

Perpres 113 Tahun 2025 Bikin Industri Pupuk Makin Efisien

Zulhas menyebut Perpres 113 menjadikan efisien, hemat, dan produktifnya Pupuk Indonesia.-Dok. Pupuk Indonesia-

Direktur Operasi Pupuk Indonesia Dwi Satriyo Annurogo mengatakan berbagai kemudahan kebijakan pemerintah membuat penyerapan pupuk bersubsidi semakin optimal. Untuk Kabupaten Purworejo, alokasi pupuk bersubsidi tahun ini mencapai 28.546 ton, dengan serapan petani hampir 97 persen.

BACA JUGA:Pupuk Indonesia Borong 32 Penghargaan di TKMPN 2025 Berkat Inovasi Swasembada Pangan

“Serapannya naik luar biasa. Di Purworejo sudah dua kali realokasi. Turunnya HET memberikan dampak signifikan pada penyerapan,” katanya.

Menjelang akhir tahun, Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk bersubsidi di Purworejo sebanyak 1.337 ton. Sementara untuk Jawa Tengah disiapkan 118.554 ton yang terdiri dari Urea, NPK Phonska, NPK Kakao, Petroganik, dan ZA.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menambahkan, tahun ini menjadi momentum penting bagi tata kelola pupuk nasional. Petani sudah bisa menebus pupuk sejak 1 Januari.

“Efisiensi dari Perpres 6 tahun 2025 kami kembalikan ke petani dalam bentuk diskon HET 20 persen, Perpres 113/2025 ini semakin menyempurnakan upaya efisiensi tersebut,” ujarnya.

Rahmad juga menegaskan komitmen Pupuk Indonesia untuk menjalankan rekomendasi BPK sebagaimana tercantum dalam IHPS I 2025. Rekomendasi tersebut, menjadi pijakan penting dalam memperkuat tata kelola dan memastikan kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional tetap optimal. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: