Perempuan Adat Bolivia Menjaga Sejarah Lewat Rok Tradisional Pollera

Perempuan Adat Bolivia Menjaga Sejarah Lewat Rok Tradisional Pollera

Para perempuan Bolivia bermain bola dengan busana pallero.-Juan Karita-AP

HARIAN DISWAY - Di kaki pegunungan berselimut salju Huayna Potosí, salah satu puncak tertinggi Bolivia, Ana Lia González Maguiña memeriksa perlengkapan pendakiannya dengan cermat.

Jaket tebal untuk menahan dingin ekstrem, tali dan sabuk pengaman untuk menaklukkan jalur terjal di ketinggian lebih dari 6.000 meter di atas permukaan laut, serta kacamata hitam untuk melindungi mata dari terik matahari dataran tinggi Andes.

Namun, di antara semua perlengkapan itu, ada satu item yang paling mencolok: rok mengembang berwarna merah muda cerah.

Rok tersebut dikenal sebagai pollera, busana tradisional perempuan adat di dataran tinggi Bolivia. Bentuknya menyerupai lonceng dan lapisan petticoat yang tebal.

BACA JUGA:Perahu Firaun Khufu Dirakit di Hadapan Publik di Grand Egyptian Museum

BACA JUGA:Pameran Motherland, Tafsir Seni Bambang Asrini atas Ibu Pertiwi

Pollera telah menjadi simbol identitas perempuan adat Bolivia. Khususnya kelompok yang dikenal sebagai cholitas.

Meski awalnya dikenakan secara paksa oleh penjajah Spanyol berabad-abad silam, pollera kini telah direinterpretasi menggunakan kain bermotif kaya dan warna mencolok. Serta direbut kembali sebagai lambang kebanggaan dan jati diri.

“Olahraga kami menuntut fisik yang luar biasa. Sangat berat. Melakukannya dengan pollera adalah representasi dari kekuatan. Juga cara kami menghargai akar budaya,” ujar González Maguiña (40), seorang pendaki gunung profesional.


Ana Lia Gonzales mendaki gunung bersalju dengan busana pollera.-Juan Karita-AP

Dia menegaskan bahwa mengenakan pollera tak semata pertunjukan simbolik. “Ini bukan untuk pamer,” katanya.

BACA JUGA:Cegah Deforestasi dan Bencana, Belajar dari Filsafat Konfusius

BACA JUGA:Pameran Urban Echoes di Kokoon Hotel Surabaya Hidupkan Jejak Kota Lama Lewat Sketsa

Pandangan tersebut digaungkan oleh banyak perempuan adat di Bolivia. Mereka mengenakan pollera dalam berbagai bidang yang selama ini didominasi laki-laki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: ap