Tren DIY Skincare Picu Kerusakan Kulit, Dokter Beri Peringatan

Tren DIY Skincare Picu Kerusakan Kulit, Dokter Beri Peringatan

Menggunakan produk perawatan kulit dan bereksperimen secara berlebihan justru dapat merusak kulit.--Freepik

HARIAN DISWAY - Penggunaan produk perawatan kulit secara berlebihan serta tren DIY skincare sedang marak di media sosial. Namun, itu dinilai menjadi penyebab meningkatnya kasus kerusakan kulit.

Alih-alih mendapatkan kulit sehat dan bercahaya, banyak orang justru mengalami iritasi, kemerahan, hingga sensitivitas berkepanjangan.

Itu diakibatkan karena terlalu sering bereksperimen dengan berbagai produk dan perawatan rumahan. Fenomena itu dikenal sebagai cosmetic abuse. Kini menjadi salah satu keluhan paling sering ditemui dokter kulit.

Dilansir India Tv, dokter spesialis kulit Dr Ravali Yalamanchili menjelaskan bahwa penggunaan terlalu banyak produk sekaligus dapat memberi tekanan besar pada lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier.

BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Fungsi Tiap Jenis Kapas untuk Makeup dan Skincare

BACA JUGA:Butuh Perawatan Wajah Terjangkau? Ini 6 Pilihan Skincare Lokal untuk Pria

Menurutnya, bahan aktif seperti retinoid, asam eksfoliasi, vitamin C, dan exfoliant memang bermanfaat jika digunakan dengan tepat.


Banyak orang yang sudah rutin memakai skincare, tetapi hasilnya tak mengalami perubahan. Waspada cosmetic abuse.--Unsplash

Namun tanpa panduan medis, kombinasi dan frekuensi pemakaian yang keliru justru memicu iritasi, pengelupasan, kemerahan, hingga flare-up jerawat.

“Kulit membutuhkan keseimbangan dan waktu untuk memperbaiki diri. Jika terus dipaksa dengan berbagai bahan aktif, pertahanan alaminya akan melemah,” ujarnya.

Selain penggunaan kosmetik berlebih, tren DIY skincare juga menjadi sorotan. Berbagai bahan dapur seperti air lemon, baking soda, pasta gigi, minyak esensial murni, hingga scrub buatan sendiri masih sering digunakan. Meski berulang kali diperingatkan berisiko.

BACA JUGA:Bedah Brand Skincare Pria Milik Densu, Cuma Dua Produk!

BACA JUGA:Bingung Mulai Skincare? Ikuti Urutan Simple Khusus Cowok Ini

Bahan-bahan tersebut tidak dirancang untuk kulit dan dapat mengganggu pH alami. Banyak pasien datang dengan keluhan luka bakar ringan, hiperpigmentasi, serta kulit kering berkepanjangan. Itu terjadi setelah mencoba perawatan yang dianggap “alami” dan aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: